Depan Masyarakat Sumbar, Anies Janji Tambah Lokasi Embarkasi Haji

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Calon presiden (capres) nomor urut 1 Anies Baswedan melanjutkan kampanye Pilpres 2024 pada hari ke-37 di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Dalam kesempatan itu, Anies menyampaikan sejumlah program yang ditawarkan kepada masyarakat Sumbar salah satunya menambah lokasi embarkasi haji atau bandara keberangkatan jemaah haji dari Indonesia ke Arab Saudi di Sumbar.

Baca juga: Prihatin Lihat Buruh Tersiksa, Anies Janji Koreksi UU Cipta Kerja untuk Besarkan Usaha Kecil

“Insya Allah kita akan menjadikan Sumatera Barat salah satu tempat embarkasi haji untuk berangkat dari Indonesia,” kata Anies dalam acara Desak Anies di Lapangan Cindua Mato, Sumatera Barat, Rabu (3/1/2024).

Dalam wawancara terpisah, Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022 itu mengungkapkan penambahan lokasi embarkasi haji ini dilakukan lantaran jemaah haji di Sumbar dan sekitarnya termasuk yang terbanyak.

“Lebih banyak tempat supaya lebih efisien dan di Sumatera Barat dan beberapa kawasan sekitar sini merupakan tempat asal jemaah haji yang cukup banyak,” ungkapnya.

Dia berharap melalui program penambahan embarkasi haji dapat lebih efisien dan menekan biaya perjalanan Ibadah Haji.

Baca juga: Live TikTok-nya Heboh di Kalangan K-popers, Anies: Mengalir Saja

“Kita berharap dengan adanya embarkasi haji di sini mudah-mudahan bisa lebih efisien dan menekan biaya,” ucap mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu.

Perlu diketahui, dilansir dari website Kemenag lokasi embarkasi haji, yakni Jakarta, Medan, Makassar, Padang, Banjarmasin, Aceh, Surabaya, Balikpapan, dan Lombok.

Sebelumnya, Anies juga berjanji memudahkan jemaah yang ingin berangkat haji jika dirinya terpilih sebagai presiden dalam Pilpres 2024.

Ihwal tersebut digaungkannya seusai mendengar keluhan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) atas lamanya masa tunggu untuk jemaah yang ingin berangkat haji.

“NTB ini masyarakatnya paling religius. Saya dengar NTB salah satu antrian haji paling lama di Indonesia,” tanya Anies Baswedan di Stadion 17 Desember, Selasa (19/12/2023).

Dalam orasi itu, Anies Baswedan mengajak seorang penonton yang telah mendaftar sejak 2013 namun tak kunjung berangkat hingga saat ini.

“Ketika saya sampai NTB banyak yang bercerita keinginan haji di sini antriannya panjang sekali bahkan ada yang menyebut 13 tahun sampai 30 tahun. Ini yang kami ikhtiarkan untuk diubah,” tutur Anies.

“Perlu, kan ini diperjuangkan? Atau dilanjutkan saja (menunggu hingga 30 tahun)? Tidak? Bismillah itu yang akan kita perjuangkan bersama-sama (memajukan masa tunggu antrian haji),” pungkasnya.

Selama ini, NTB merupakan salah satu daerah dengan daftar tunggu paling lama di Indonesia yakni paling cepat 32 tahun.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *