Pj Gubernur Kunker ke Lotim, Musim Tanam Tiba, Pastikan Ketersediaan Pupuk untuk Petani

Pj NTB, H.Lalu Gita Ariadi, Kunker ke Lotim, Kamis, 11 Januari 2024. Kunker Pj Gubernur NTB untuk memastikan ketersediaan pupuk , seiring tibanya musim tanam. Pj Gubernur juga berkesempatan meninjau Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Desa Paok Motong Kecamatan Sikur. (Suara NTB/ist)

PENJABAT (Pj) NTB, Drs.H.Lalu Gita Ariadi, M.Si melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kabupaten Lombok Timur (Lotim), Kamis, 11 Januari 2024. Kunker Pj Gubernur NTB untuk memastikan ketersediaan pupuk , seiring tibanya musim tanam.

Dalam kunker ke Lotim, Gita berkesempatan dialog dengan petani dan meninjau gudang pupuk CV Hidayat di Desa Sikur Kecamatan Sikur, Lotim. Didampingi Pj Sekda Lotim dan dari PT Pupuk Indonesia, Gita menyampaikan komitmen untuk memenuhi kebutuhan pupuk petani melalui mekanisme yang terus dipermudah agar tidak menyulitkan petani.

Pj NTB, H.Lalu Gita Ariadi, Kunker ke Lotim, Kamis, 11 Januari 2024. Kunker Pj Gubernur NTB untuk memastikan ketersediaan pupuk , seiring tibanya musim tanam. Pj Gubernur juga berkesempatan meninjau Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Desa Paok Motong Kecamatan Sikur. (Suara NTB/ist)

Setelah dari Desa Sikur, agenda kunker dilanjutkan meninjau Aglomerasi Pabrik Hasil Tembakau (APHT) Desa Paok Motong Kecamatan Sikur. ‘’Para pekerja kian rapi dan cepat dalam bekerja,’’ ujar Gita yang melihat langsung pekerja melinting rokok.

Petugas Bea Cukai juga hadir mendampingi dan mengawasi penerapan cukai rokok. Dari sisi rasa, rokok yang dihasilkan jauh lebih enak dari rokok-rokok yang lebih dulu terkenal. Yang menarik, harga rokok hasil APHT ini jauh lebih murah.

Dari meninjau APHT, Pj Gubernur berkesempatan singgah di Mae Cenggo Masbagik. Selanjutnya panen cabai di Desa Kerongkong,  Kecamatan Suralaga. Kadis Perdagangan NTB, Dra Baiq Nelly Yuniarti yang mendampingi Pj Gubernur dalam kunker tersebut menyampaikan bahwa saat ini harga cabai rawit stabil di harga Rp. 34.000,00/Kg. Sebelumnya harga cabai menembus Rp60.000,00./Kg.

Disebutkan bahwa stok cabai di minggu kedua Bulan Januari 2024 sebanyak 132.942 ton. Sementara kebutuhan Provinsi NTB selama 7 hari sebanyak 220 Ton. Artinya ketersediaan stok cabai di Provinsi NTB surplus.

‘’Sesuai arahan Presiden dan Mendagri dalam setiap memimpin rakor inflasi nasional, Pemprov NTB akan mengambil langkah gerakan perluasan lokasi tanam cabai sebagai salah satu strategi menjaga stabilitas harga, meningkatkan jumlah produksi, menjaga inflasi dan juga untuk menopang ketersediaan cabai nasional,’’ ujar Gita.

Sementara, Kepala Perwakilan Bank Indonesia NTB, Berry Arifsyah Harahap, menyampaikan bahwa Bank Indonesia bersama para komunitas petani cabai rawit mencoba untuk meningkatkan produksi dengan penanaman cabai organik. Kualitasnya lebih baik, tidak gampang busuk, produksinya naik dan pendapatan petani cabai meningkat. ‘’Dengan cabai organik, menambah umur pohon cabai yang biasanya 6 bulan menjadi 8 bulan sampai 1 tahun dengan produksi yang optimal dan stabil,’’ katanya.

Kunker diakhiri dengan meninjau Bendungan Pandanduri. Dalam kunker itu, Gita memperoleh masukan bahwa masyarakat di wilayah hilir mengeluhkan distribusi air yang terbatas. Sehingga mengancam musim tanam. Bendungan Pandanduri memiliki kapasitas tampung 29 juta meter kubik (M3) untuk melayani daerah irigasi seluas 5.100 Ha, untuk layanan air baku, untuk air bersih dan pembangkit listrik mikrohidro.

‘’Saat ini kondisi tampungan air bendungan hanya tersedia 30% dan kondisi inflow yg sangat kecil yang dipengaruhi oleh fenomena el-Nino yang masih berlangsung. Sehingga untuk berbagai kebutuhan tersebut harus dilakukan pengaturan penyaluran air ke sawah melalui saluran intake sebesar 1900 L/dtk. Hal ini memang belum memadai bagi kebutuhan masyarakat petani sehingga dibutuhkan pola gilir air yang telah disepakati bersama antar petani/P3A dan pengamat pengairan.

‘’Semoga di daerah hulu dan di sekitar bendungan segera turun hujan dengan curah tinggi sehingga air tampungan meningkat. Petani tadah hujan maupun irigasi teknis dapat tersenyum dan semua geger girang turun ke sawah,’’ harapnya. (r).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *