BPPRD Balikpapan Sosialisasikan Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

Sosialisasi Perda Nomor 8 Tahun 2023 tentang Pajak dan Retribusi Daerah di Hotel Maxone, Selasa (16/1/2024). (istimewa)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA –  Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Balikpapan melakukan sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2023, tentang Pajak dan Retribusi Daerah, kepada para pelaku usaha dan Wajib Pajak (WP), di Hotel Maxone, Selasa (16/1).

Kepala BPPRD Kota Balikpapan, Idham, mengatakan, Perda No 8 Tahun 2023 ini implementasi dari Undang-Undang (UU) Nomor 1 tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD) dan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 35 Tahun 2023, tentang Ketentuan Umum Pajak dan Retribusi Daerah.

`”Ini dasar kita untuk mengelola dan meningkatkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ada di Balikpapan,” kata Idham.

Dijelaskan, regulasi ini memberikan fleksibilitas bagi daerah untuk mengelola dan mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan, serta dapat berinovasi.

Terdapat beberapa perubahan yang akan diterapkan, misalnya tarif retribusi parkir yang sebelumnya 30 persen, menjadi 20 persen. Kemudian pajak hiburan bioskop yang awalnya 20 persen, menjadi 10 persen.

“Kemudian retribusi yang sudah tidak dipungut lagi antara lain KIR (Uji Kendaraan Bermotor), tetapi pemerintah masih tetap melayani. Retribusi tower atau menara telekomunikasi juga sudah dihapuskan, serta retribusi tera juga dihapus namun pelayanannya tetap ada,” tuturnya.

Idham melanjutkan, perubahan nilai pajak ini tidak akan berpengaruh pada pelaku usaha, karena yang wajib membayar pajak adalah masyarakat pengguna jasa.

“Kami akan gencarkan sosialisasi. Semoga dapat memberikan pemahaman pengelolaan pajak dan retribusi kepada masyarakat luas, demi meningkatkan pembangunan Kota,” pungkasnya.

Penulis : Heri | Editor : Intoniswan

Tag: Pajak Daerah 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *