Omongannya Dibantah, Wali Kota Andi Harun: Pemilik Ruko Bertemu Saya di Kantor

Wali Kota Samarinda Andi Harun saat bicara kepada wartawan, Rabu 17 Januari 2024 (niaga.asia/Annisa Dwi Putri)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda menyatakan 17 dari 48 orang pemilik Ruko di sekitar Jalan Mas Tumenggung -belakang Pasar Pagi- yang mengantongi Sertifikat Hak Milik (SHM), terdampak proyek pembangunan ulang Pasar Pagi, bersedia untuk dibongkar.

Klaim itu disampaikan Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam pernyataannya kepada wartawan, Senin 15 Januari 2024. Namun demikian pernyataan itu dibantah Budi, salah satu pemilik Ruko.

Budi bilang belum ada pemilik SHM yang menerima tawaran negosiasi dari Pemkot Samarinda, untuk menukar guling atau mendapatkan ganti rugi sesuai dengan perhitungan dari Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP).

Setelah mengetahui bahwa beberapa belas pemilik ruko menyetujui negosiasi itu, Budi segera mengadakan pertemuan dengan para pemilik Ruko lainnya.

Baca jugaPemkot Samarinda Optimistis Segera Bangun Ulang Pasar Pagi

Apalagi sebelumnya, Budi bersama 47 pemilik SHM lainnya melakukan pertemuan bersama Pemkot Samarinda di Kantor DPRD Samarinda, Selasa 9 Januari 2024 lalu, di mana dalam rapat itu semua pemilik Ruko menyatakan bahwa mereka menolak tawaran dari Pemkot.

“Saya tidak tahu itu kabar dari mana karena itu merupakan pembohongan publik. Saya tegaskan, dari kami semua tidak setuju,” tegas Budi, kepada wartawan ketika dikonfirmasi Senin 15 Januari 2024.

Ditanya kembali, Andi Harun kembali menegaskan informasi yang dia sampaikan bukan kabar bohong. Sebab dia sendiri telah bertemu langsung dengan beberapa dari 48 pemilik Ruko ber-SHM.

“Pemiliknya langsung yang bertemu saya di kantor. Jadi tidak benar itu berita bohong atau hoaks, karena mereka yang langsung bertemu saya,” sebut Andi dalam pernyataannya kepada wartawan Rabu 17 Januari 2024.

Penulis : Annisa Dwi Putri | Editor : Saud Rosadi

Tag: Andi Harunpasar pagiPemkot SamarindaSamarinda 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *