Yenny Wahid Setuju dengan Gus Ipul Tak Pilih Capres yang Didukung Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Rais

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA — Dewan Penasihat Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid mengaku sepakat dengan pernyataan Sekjen Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul yang meminta jangan memilih capres yang didukung oleh Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Rais.

Sebab, menurut Yenny, semua yang melawan dan bertentangan dengan Pancasila tidak boleh diberikan ruang dalam setiap gelaran Pemilu dan Pilpres.

Paslon yang didukung Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Raois yakni paslon nomor urut 1 Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

Yenny mengatakan, tidak ada yang salah dalam pernyataan Gus Ipul terlebih sebagai Sekjen PBNU.  Sebab kata putri Presiden ke 4 Gus Dur itu, sudah seharusnya masyarakat Indonesia mewaspadai kelompok yang mengusung ideologi yang bertentangan dengan Pancasila. “Jadi karena kita semua sudah punya kesepakatan Indonesia ini filosofi dasarnya adalah soal Pancasila. Jadi kalau ada kelompok-kelompok yang kemudian mengusung ideologi yang berlawanan dengan itu memang harus kita waspadai bahwa dia punya agenda-agenda terselubung,” kata Yenny Wahid di Gedung High End, Jakarta Pusat, Rabu (17/1/204) yang ditayangkan akun YouTube Kompas.com.

Baca juga: Kampanye Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid Serukan Anak Presiden Setara di Mata Hukum

“Jadi dalam konteks itu, ucapan Gus Ipul itu sebetulnya sebagai Sekjen PBNU sudah pas,” ujar Yenny. Menurut Yenny, jika dilihat dari sudut pandang timses, jika ada persepsi berbeda, maka hal itu adalah persoalan lain.

Saat ini kata Yenny, dirinya fokus mengkampanyekan paslon nomor urut 3 Ganjar-Mahfud.

“Jadi titik tolaknya kalau posisi kami adalah bahwa programnya paslon 03 itu adalah program di mana kita menghargai keberagaman yang ada di masyarakat,” kata Yenny. “Kita menghargai perbedaan agama, keyakinan, suku, ras, dan lain sebagainya. Nah ini yang menjadi titik tolak kita dalam berkampanye,” ujarnya. Respon Partai Ummat

Sebelumnya Partai Ummat melalui Wakil Ketua Umum DPP, Buni Yani menanggapi pernyataan Gus Ipul yang meminta Nahdliyin tak memilih calon presiden (capres) yang didukung Abu Bakar Ba’asyir dan Amien Rais.

Menurut Buni Yani, Amien Rais dan Abu Bakar Ba’asyir juga menganut paham Islam ahlussunah waljamaah (Aswaja) yang sama dengan warga Nahdlatul Ulama (NU).

Sejauh ini pasangan capres-cawapres yang didukung dua sosok itu adalah capres-cawapres nomor urut 1 Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Baca juga: Respon Partai Ummat Atas Seruan Gus Ipul Tak Pilih Capres yang Didukung Abu Bakar Baasyir-Amien Rais

“Karena Gus Ipul sudah menyebut nama orang, yaitu Pak Amien dan Ustaz Abu Bakar Baasyir, yang kita sama-sama tahu adalah orang Islam juga, dan perlu saya garis bawahi bahwa keduanya menganut Islam ahlussunah waljamaah,” kata Buni Yani, Rabu (17/1).

Seperti diketahui, Amien Rais kini menjabat sebagai Ketua Dewan Syuro Partai Ummat.

Amien dan Partai Ummat telah mendeklarasikan dukungan kepada Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN).

Sama seperti Amien, belum lama ini putra dari Abu Bakar Baasyir menyebut ayahnya mendukung pasangan AMIN di Pilpres 2024.

Buni Yani mempertanyakan pernyataan Gus Ipul yang menyarankan warga NU tak boleh memilih yang sama dengan Amien maupun Baasyir.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *