Jalan Kerukunan, Jadi Salah Satu Cara Merekat Kerukunan Umat Beragama di NTB

Jalan Kerukunan yang digelar oleh Kemenag NTB untuk mempererat kerukunan antar agama di NTB (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) NTB melaksanakan kegiatan jalan kerukunan dengan melibatkan keluarga besar Kementerian Agama dan tokoh lintas agama se-NTB pada Kamis, 18 Januari 2024. Kegiatan ini juga menjadi bagian tak terpisahkan dari peringatan Hari Amal Bhakti (HAB) Kemenag NTB ke 78.

Jalan Kerukunan diikuti oleh sekitar 15.000  yang dimulai dari Jalan Udayana dan berakhir di Taman Sangkareang Kota Mataram. Kepala Kanwil Kemenag NTB, Zamroni Aziz mengatakan, kegiatan jalan kerukunan ini menjadi salah satu cara merekat kerukunan umat beragama di NTB.

“Jalan kerukunan hari ini, Alhamdulillah dihadiri oleh Pak Dirjen diwakili oleh Direktur KSKK Ditjen Pendidikan Kemenag RI. Harapan kita Jalan Kerukunan ini salah satu cara merekat umat-umat yang ada di NTB,” ujar Zamroni Aziz.

Menurutnya, hadirnya Forkopimda serta tokoh lintas agama menandakan bahwa NTB adalah provinsi yang saling menghormati antar dan intern umat beragama. NTB diharapkan bisa menjadi contoh bagi daerah lain dalam hal kerukunan.

“Saya yakin NTB akan terus saling menghormati dan saya yakin NTB akan menjadi contoh bagi provinsi yang lain. Sekali lagi, saya yakin NTB akan aman, nyaman antar umat beragama. Tentu harapan kami, Kementerian Agama jadi garda terdepan untuk intern dan antar umat beragama,” katanya.

Perlunya kekompakan dan kerukunan ini diperkuat lantaran tahun 2024 ini adalah tahun politik. Jangan sampai ada kelompok masyarakat yang terbelah lantaran berbeda pilihan politik.

“Saya harapkan, semuanya walaupun berbeda pilihan maupun beda partai, silahkan, jangan sampai agama dijadikan bahan kampanye, agama jangan dijadikan politisasi agama. Oleh sebab itu, mari politik boleh berbeda, pilihan boleh berbeda, mari saling hormati antar dan intrn umat beragama di daerah ini,” ajaknya.

Semenatara itu, Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Dirjen Pendis Kemenag RI, Sigit Sulistiono mengatakan, Kementerian Agama terus menginginkan agar kerukunan antar umat beragama itu terus terjaga, terus terjamin dan dikuatkan. Karena prasyarat untuk membangun bangsa ini, salah satunya adalah dari kerukunan. Tanpa ada kerukunan, tidak ada stabilitas dan pembangunan.

“Bahwa kemajemukan, keberagaman di Indonesia adalah sunnatullah yang harus kita jaga, tidak ada Indonesia tanpa ada persatuan, keragaman harus kita jaga. Alhamdulillah kerukunan di NTB indeksnya semakin naik tahun ini, mudah-mudahan dengan jalan kerukunan ini menjadi contoh provinsi lain menyelenggarakan kegiatan semacam ini,” katanya.(ris)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *