Angkat Potensi Durian Lokal, DKPP Purworejo Gelar Festival Durian Lokal

PURWOREJO, purworejo24.com – Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menyelenggarakan Festival Durian Lokal Purworejo.

Festival yang diselenggarakan dihalaman kantor DKPP Purworejo itu, dibuka langsung oleh Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH, dengan ditandai membelah durian secara bersama, pada Kamis (25/1/2024).

Festival Durian Lokal Purworejo itu diadakan dengan tujuan untuk mengangkat durian lokal agar bisa bersanding dengan varietas unggulan lainnya.

Tampak hadir dalam acara pembukaan itu, Kepala DKPP Hadi Sadsila SP MM, Kepala Dinkominfostasandi Yudhie Agung Prihatno SSTP MM, Kepala Dindikbud Wasit Diono SSos, Kasatpol PP Damkar Budi Wibowo SSos, Kepala Kesbangpol Agus Widiyanto SIP MSi, Kabag Perekonomian dan SDA Anggit Wahyu Nugroho, SSi M Acc dan Kabag Prokopim Ulik Sri Widiatmi SSos MAP.

Kepala DKPP Purworejo, Hadi Sadsila SP MM mengatakan, kegiatan itu diikuti oleh 50 peserta dari sejumlah kecamatan penghasil durian lokal di Purworejo seperti, Kaligesing, Loano, Bruno, Bagelen dan Gebang. Untuk jumlah durian sekitar 2.330 pada hari pertama, yang nantinya setiap hari akan dikalkulasi. Sedang harga durian selama 4 hari pelaksanaan festival, mulai Rp15.000 – Rp50.000.

“Kami juga mengadakan lomba durian melalui kelompok tani, dinilai mulai ketebalan, aroma, rasa dan bobot. Juaranya akan diambil 3 besar dengan nilai paling tinggi. Hadiahnya berupa piala dan uang pembinaan. Juara 1 mendapatkan piala dan uang 5 jt, juara 2 mendapatkan piala dan uang 3 jt dan juara 3 mendapatkan piala dan uang 2 jt,” jelasnya.

Waridi petani durian dari Desa Kaliglagah, Kecamatan Loano memberikan tanggapan positif. Ia berharap kegiatan festival durian lokal dapat dilakukan setiap tahun sehingga durian lokal Purworejo dikenal luas dan bahkan dapat ekspor ke manca negara.

“Kami sangat senang dan mendukung festival durian lokal ini dan harapannya pemerintah terus memfasilitasinya. Durian lokal seperti punya saya durian Janoko, Srintil, Srikandi dan Bedes dapat dikenal luas dan akhirnya masyarakat membeli,” harapnya.

Sementara itu, Bupati Purworejo, Hj Yuli Hastuti SH yang hadir dalam acara itu menyampaikan terimakasih atas terselenggaranya Festival Durian, yang sudah menjadi agenda event rutin setiap tahun.

“Mudah-mudahan event ini mampu mempromosikan produk durian varietas unggul lokal yang mampu berdaya saing dengan varietas di daerah lain, sehingga dapat dikenal secara lebih luas,” harapnya.

Menurut Bupati, komoditas hortikultura buah-buahan mampu memberikan sumbangan yang berarti bagi sub sektor hortikultura maupun sektor pertanian. Hal itu dapat dilihat dari nilai Produk Domestik Bruto (PDB) Kabupaten Purworejo.

Ia menambahkan, durian lokal Purworejo menjadi salah satu komoditas hortikultura unggulan di Kabupaten Purworejo, selain manggis dan tanaman obat (biofarmaka). Untuk meningkatkan produksi dan produktivitas durian, Pemerintah memberikan dukungan melalui kegiatan penanaman tanaman hortikultura unggulan.

“Tahun 2023, Pemkab Purworejo mengalokasikan bibit durian 1200 batang, setara dengan 120 ha lahan. Diperlukan berbagai upaya agar durian Purworejo benar-benar dikenal dan dicari oleh para penggemar durian di seantero nusantara bahkan mancanagera, salah satunya, melalui Festival Durian Purworejo ini,” pungkasnya. (P24/wid/hms)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *