Pelabuhan Ketapang Sibuk, Penyeberangan Dialihkan dari Lombok ke Jangkar

H. Lalu Moh. Faozal (Suara NTB/ham)

Mataram (Suara NTB) – Penyeberangan langsung dari Pulau Lombok ke Pulau Jawa cukup banyak diminati masyarakat. Apalagi yang memiliki bisnis dengan tujuan Pulau Jawa atau Pulau Lombok, penyeberangan dari Lombok langsung ke Pulau Jawa cukup menjanjikan, karena tidak harus melewati Pulau Bali. Selain itu, biaya transportasi yang dibutuhkan bisa dihemat.

Meski demikian, menurut Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi NTB H. L. Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., penyeberangan kapal dari Pelabuhan Lembar di Kabupaten Lombok Barat menuju Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur dialihkan sejak 15 Desember 2023 lalu.

Penyeberangan kapal dari Pelabuhan Lembar menuju Pelabuhan Ketapang Banyuwangi, dialihkan secara permanen menuju Pelabuhan Jangkar di Situbondo, Jawa Timur. Alasan pengalihan pelabuhan ini, karena Pelabuhan Ketapang sudah crowded menampung kapal menuju Pelabuhan Gilimanuk, Bali, ungkapnya, kemarin.

Menurutnya, pengalihan pelabuhan penyeberangan ini tidak hanya dilakukan untuk kapal penumpang, namun juga kapal kargo. Adanya pengalihan ini, logistik dari Jawa ke Lombok maupun sebaliknya semakin lancar. Selain itu, dari sisi biaya rute Lembar-Jangkar jauh lebih murah daripada Lembar-Ketapang.

Jika dibandingkan ke Ketapang ke Jangkar, bisa mengirit jalur darat sekitar 40 kilometer. Jadi kalau menuju ke Pelabuhan Jangkar, lebih dekat daripada ke Ketapang. Tinggal kemarin kenapa disetop? Karena sedang penyesuaian tarif, ujarnya.

Sekarang ini, ungkapnya, ada lima kapal penyeberangan yang dipergunakan melayani penumpang dari Pelabuhan Jangkar ke Pelabuhan Lembar yakni, KMP Dharma Ferry IX, Jambo X, Nawasena, Tunu Pratama 5888, dan Swarna Cakra.

Diakuinya ada keluhan dari sopir truk yang mengangkut distribusi barang dari Lombok-Pulau Jawa dan sebaliknya terkait akses menuju Pelabuhan Jangkar. Meski demikian, itu adalah kewenangan dari Pemprov Jawa Timur, yang memiliki Pelabuhan Jangkar dan dimanfaatkan oleh ASDP. Dalam hal ini, pihaknya berusaha memberikan pelayanan yang lebih baik dalam distribusi penumpang dan distribusi barang yang ada di dalam daerah NTB sendiri. (ham)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *