Realisasi TKD Rp17,344 Triliun

Maryono (Suara NTB/dok)

SAMPAI 31 Desember 2023 realisasi Transfer Ke Daerah (TKD) di Provinsi NTB sebesar Rp17,344 triliun (99,12% dari pagu TKD).

Kepala Bidang PPA II, Kanwil Ditjen Perbendaraan Provinsi NTB Maryono mengatakan, kinerja penyaluran TKD NTB tersebut lebih tinggi dibanding realisasi TKD Provinsi NTB pada periode yang sama tahun lalu sebesar 96,68%. Namun angka tersebut lebih rendah dibanding kinerja Provinsi NTT (99,49%) dan kinerja Provinsi Bali (99,31%).

Ia mengatakan, penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) terealisasi sebesar 2.873,96 miliar atau 99,97% dari pagu. Kinerja penyaluran DBH tersebut lebih tinggi dari periode yang sama di tahun 2022 (Rp2.149,18 miliar) dan juga lebih tinggi dari kinerja Provinsi Bali (Rp483,85 miliar), dan Provinsi NTT (Rp226,72 miliar).

” Adapun penyaluran Dana Alokasi Umum (DAU) terealisasi Rp8.864,03 miliar atau 100% dari pagu. Kinerja penyaluran DAU tersebut lebih tinggi dibanding realisasi Provinsi NTB pada tahun 2022(Rp8.106,82 miliar) dan realisasi Provinsi Bali (Rp6.922,29 miliar), tetapi lebih rendah dari kinerja Provinsi NTT (Rp13.625,27 miliar),” kata Maryono dalam keterangan tertulis yang diterima Suara NTB, Kamis, 25 Januari 2024.

Sementara itu, realisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) Fisik sebesar Rp1.509,64 miliar atau 95,05% dari pagu. Kinerja penyaluran tersebut lebih tinggi dari realisasi Provinsi Bali (Rp453,45 miliar), tetapi lebih rendah dibanding realisasi Provinsi NTB pada tahun 2022 (Rp2.076,88 miliar) dan realisasi Provinsi NTT (Rp3.389,14 miliar).

Sampai dengan 31 Desember 2023 realisasi Insentif Fiskal tersalur sebesar Rp155,34 miliar atau 100% dari pagu. Kinerja penyaluran tersebut lebih rendah dari realisasi pada Provinsi NTT (318,70 miliar), Provinsi Bali (Rp347,22 miliar), dan Provinsi NTB pada tahun 2022 (Rp213,84 miliar).

Penyaluran DAK Nonfisik terealisasi sebesar Rp2.792,33 miliar atau 99,24% dari pagu. Kinerja penyaluran DAK Nonfisik di Provinsi NTB tersebut lebih tinggi dibanding realisasi Provinsi NTB pada tahun 2022 (Rp2.520,69 miliar) dan realisasi Bali (Rp2.228,03 miliar), tetapi lebih rendah dibanding realisasi Provinsi NTT (Rp3.766,73 miliar).

Adapun penyaluran Dana Desa terealisasi sebesar Rp1.121,04 miliar atau 99,94% dari pagu. Kinerja penyaluran Dana Desa di Provinsi NTB tersebut lebih tinggi dibanding realisasi penyaluran Provinsi Bali (Rp630,044 miliar), tetapi lebih rendah dibanding realisasi penyaluran Provinsi NTT (Rp2.760,58 miliar) dan realisasi penyaluran provinsi NTB pada tahun 2022 (1.193,60 miliar).

Sampai dengan 31 Desember 2023 realisasi Hibah ke Daerah sebesar Rp 27,98 miliar atau 34,59% dari pagu. Kinerja penyaluran Hibah ke Daerah tersebut lebih tinggi dari realisasi penyaluran Provinsi NTT (Rp7,49 miliar).(ris)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *