Caleg Kampanye Mengikutsertakan Anak Dituntut 6 Bulan Penjara

PURWOREJO, purworejo24.com – Salah satu calon anggota DPRD Kabupaten Purworejo dituntut oleh tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) enam bulan kurungan penjara dengan denda Rp 12 juta subsider dua bulan. Tuntutan itu dibacakan oleh Juniardi Windraswara selaku JPU dihadapan Majelis Hakim dalam persidangan yang berlangsung di Pengadilan Negeri Purworejo, pada Jumat (26/1/2024).

Tuntutan itu lebih rendah dari ancaman pidana yang tercantum dalam Pasal 493 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum di mana setiap pelaksana dan/atau tim Kampanye Pemilu yang melanggar larangan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 280 ayat 2 dipidana dengan pidana kurungan paling lama satu tahun dan denda paling banyak Rp 12 juta.

Dalam tuntutannya JPU menyatakan bahwa terdakwa terbukti sah dan meyakinkan melanggar Pasal 493 jo Pasal 280 Ayat 2 huruf k Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum.

Seperti diberitakan sebelumnya bahwa calon anggota DPRD Kabupaten Purworejo dapil 6 berinisial MA ini diduga melakukan tindakan mengikutsertakan warga negara Indonesia yang tidak memiliki hak memilih. Dalam kasus ini, terdakwa melakukan pembiaran terhadap video kampanye di mana dalam konten itu terdapat dua orang anak yang belum berusia 17 tahun. Konten video tersebut diupload di akun media sosial TikTok milik MA yang telah didaftarkan di KPU Purworejo.

Ketua Bawaslu Purworejo, Purnomosidi mengatakan berdasarkan Pasal 482 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum bahwa Pengadilan Negeri memeriksa, mengadili, dan memutus perkara tindak pidana Pemilu paling lama tujuh hari setelah pelimpahan berkas perkara dan dapat dilakukan dengan tanpa kehadiran terdakwa.

Pelimpahan berkas dilakukan pada tanggal Senin 22 Januari 2024. Namun dalam persidangan, Majelis Hakim mengagendakan perkara ini selesai pada hari Selasa 30 Januari 2024,” katanya. (P24/red/bwsl)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *