Desa Industri Semoyang Sudah Menghasilkan Aneka Produk Turunan Tembakau

Direktur IKM Pemban Aji, Zulkarnaen menunjukkan rokok sigaret yang sudah dihasilkan sebagai salah satu produk turunan dari Desa Semoyang.

DESA Semoyang, Kecamatan Praya Timur, Kabupaten Lombok Tengah sudah ditetapkan sebagai salah satu desa industri percontohan oleh Dinas Perindustrian Provinsi NTB. Memiliki potensi sebagai daerah penghasil tembakau, Desa Semoyang sudah dikonsep menjadi desa penghasil aneka produk turunan tembakau.

Dinas Perindustrian Provinsi NTB terus melakukan pendampingan di Desa Industri Semoyang. Salah satu IKM yang konsisten didampingi adalah IKM Pemban Aji. IKM ini sudah mampu memproduksi rokok Sigaret Kretek Tangan (SKT). Tinggal menunggu merk dari Kemenkumham, rokok produksi IKM Pemban Aji ini sudah siap dipasarkan secara luas.

Direktur Utama IKM Pemban Aji, sekaligus Kepala Desa Semoyang, Zulkarnaen mengatakan, khusus untuk rokok yang dihasilkan, izin-izinnya sudah lengkap. Tinggal selangkah lagi, izin merk dari Kemenkumham.

“Kalau sudah keluar izin merknya, kita akan launching dan kita akan jual sesuai dengan aturan,” katanya.

Rokok kretek yang dihasilkan oleh IKM Pemban Aji ini memanfaatkan bahan baku tembakau yang dihasilkan petani Semoyang, dicampur dengan tembakau “kasturi”, jadilah rokok dengan brand LeafWin.

Sementara ini, produksi rokok  LeafWin terus dilakukan. Sembari menunggu merknya keluar, hasil produksinya akan dipasarkan secara bebas. Produksi rokok LeafWin, lanjut Zulkarnaen, saat ini dilakukan oleh 8 orang karyawan. Rokok  LeafWin memiliki citarasa yang sangat digemari pasar. Harganya juga sangat kompetitif, sebungkus hanya Rp9.000. Jauh dibawah harga rokok produksi pabrikan besar yang harganya rata-rata diatas Rp25.000 sebungkus.

Selain rokok, IKM ini juga sudah mampu menghasilkan briket dari batang tembakau yang selama ini dianggap limbah oleh petani. Briket dari batang tembakau ini menghasilkan kalori yang cukup tinggi. Selain itu, IKM Pemban Aji juga sudah mamproduksi asap cair dari komponen batang tembakau yang dapat dimanfaatkan sebagai pengawet kayu dan lainnya agar tidak mudah lapuk.

“Tapi sementara kita fokus produksi rokok dulu. Harapan kami agar industri rokok ini berjalan lebih maju dan memperluas lapangan pekerjaan, kita membutuhkan sarana yang lebih besar dan modern. Khususnya mesin produksi,” demikian Zulkarnaen.

Kepala Dinas Perindustrian Provinsi NTB, Nuryanti.,SE.,ME menegaskan, untuk menjadikan Semoyang sebagai desa industri, Dinas Perindustrian NTB sudah memfasilitasi kegiatan study tiru ke PT. Perkebunan Nusantara (PTPN) X, UPT. Pengujian Sertifikasi Mutu Barang Lembaga Tembakau (PSMB-LT) Jember, serta ke Museum Tembakau Jember, Jawa Timur pada tahun 2021 lalu.

Nuryanti mengatakan, sebagaimana diharapkan, tembaku memiliki banyak manfaat. Dari akar, batang, daun, hingga bunga.

Limbah tembakau masih bisa diolah menjadi beragam produk baru yang memiliki nilai tambah dan prospektif untuk dikembangkan. Dari daun pucuk tembakau bisa diciptakan 21 produk, antara lain antidiabetik artifisial, pasta gigi, biohepatoprotector, tobacco absolute, homogenized tobacco leaf (HTL), dan nikotin cair.

Sedangkan dari batang tembakau bisa dirilis 20 produk, di antaranya biochar, tobaccoxylitol, hydrogel, papan partikel, biobriket, dan asap cair. Sementara bunga, biji, dan akar menyumbangkan 13 produk, contohnya tripleks, penyedap rasa alami, pakan ternak, dan parfum. Termasuk dapat dijadikan kertas untuk kerajinan.

IKM diharapkan belajar agar tidak memanfaatkan tembakau hanya sebatas daunnya seperti yang selama ini berlaku di Lombok. Lalu bagian-bagian yang lainnya dibuang percuma. Padahal, jika diolah, nilai tambah tembakau akan jauh lebih besar.

“Dari Semoyang ini nantinya tembakaunya dari petani, batangnya bisa dijadikan briket dan dapat dijual lagi ke petani untuk oven. Begitu juga bunga dan limbah tembakau lainnya dapat dimanfaatkan. Selain daunnya untuk rokok sigaret kretek. Kita terus bangun ekosistem industrinya di Semoyang ini,” demikian Nuryanti.(bul)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *