Mengintip Merti Dusun Sumbersari, Syukuran Hasil Bumi Yang Digelar Dua Tahun Sekali

Suasana kegiatan merti Bumi di Dusun Sumbersari

PURWOREJO, purworejo24.com– Indonesia memang terkenal dengan banyaknya adat dan budaya, salah satunya adalah Merti Dusun atau biasa disebut bersih dusun.

Budaya ini sudah ada sejak puluhan tahun, dan masih lestari di Dusun Sumbersari, Desa Kaligono, Kecamatan Kaligesing, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

Sejak pagi, warga Dusun Sumbersari telah berkumpul dilapangan dusun setempat untuk mengarak hasil bumi atau disebut dengan Jolen. Dengan berbusana adat, warga berduyun-duyun mengarak Jolen ke rumah kepala dusun setempat.

7 Jolen tersebut berisi aneka hasil bumi warga setempat. Mulai dari sayur-sayuran hingga buah-buahan.

Acara ini hanya dilakukan setiap 2 tahun sekali, kami mengarak Jolen yang nantinya akan diperebutkan oleh warga,” kata Kepala Dusun Sumbersari, Surono, Senin (29/1/2024).

Sesampainya dirumah kepala dusun setempat, Jolen berupa hasil bumi tersebut dipertontonkan kepada warga yang hadir. Sebelum diperebutkan, 7 Jolen tersebut didoakan oleh sesepuh Dusun Sumbersari.

Ini sebagai wujud syukur, atas anugerah kesehatan, rezeki dan hasil bumi yang melimpah yang kami terima,” kata Surono.

Selain itu, lanjut Surono, hajatan ini sekaligus sebagai doa keselamatan bagi seluruh potensi alam di dusun itu. Ia berharap dengan sedekah bumi ini alam akan terus memberi manfaat bagi warga.

Ditengah emajuan zaman, tradisi ini akan terus kita lestarikan, kedepan kita berharap ini akan menjadi dayavtarik wisata bagi desa kami,” kata Surono.

Surono menambahkan, sebagai salah satu dusun penghasil durian, pihaknya menyediakan satu gunungan durian besar yang dibagikan kepada warga yang hadir.

Merti dusun kali ini juga menampilkan sejumlah kesenian dan tari-tarian yang ditampilkan oleh masyarakat dusun setempat. Penampilan karang taruna dengan menggunakan perkusi dari barang bekas juga tak kalah menarik perhatian warga.

Ini adalah kreatifitas anak-anak muda di sini, mereka membuat alat-alat musik dari barang bekas dan tadi juga ditampilkan,” kata Dia. (P24-bayu)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *