Muhammad Abdullah, Minta Polisi Ungkap Dugaan Kasus Permintaan Fee Bangub oleh Oknum DPRD Provinsi

PURWOREJO, purworejo24.com – Muhammad Abdullah, terpidana kasus kampanye yang melibatkan anak di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah divonis 3 bulan penjara oleh pengadilan negeri Purworejo.

Meski sudah divonis bersalah, Abdullah masih belum sepenuhnya percaya jika kasus yang secara langsung tidak ia lakukan tersebut membawanya ke balik jeruji besi.

Diketahui sebelumnya, Abdullah menjadi terpidana lantaran anaknya mengunggah konten ajakan pemilu di media sosial. Hal itu menjadi dasar Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Sentra Gakumdu) membawanya ke pengadilan.

Abdullah menyebut, kasus yang menyeretnya ke pengadilan adalah hal kecil dan masih banyak kasus-kasus besar yang seharusnya lebih diperhatikan. Salah satunya adalah dugaan kasus pemotongan dana bantuan gubernur (Bangub) oleh oknum anggota DPRD provinsi.

Kami ucapkan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada Kasatreskrim Polres Purworejo, ditengah-tengah kesibukannya beliau berkali-kali menunggui sidang. Kita doakan bersama pada waktunya nanti bisa lebih bekerja keras mengungkap banyaknya informasi terkait permintaan fee oleh oknum anggota DPRD Jawa Tengah,” kata Abdullah

Abdullah mengatakan, informasi terkait adanya permintaan fee oleh oknum anggota DPRD provinsi Jawa Tengah tersebut sudah santer dibicarakan oleh masyarakat. Namun sampai sat ini belum ada penindakan terkait hal tersebut.

Informasi yang berkembang hari ini adalah permintaan fee tersebut dipergunakan untuk biaya pencalonan dirinya dan anaknya,” kata Abdullah

Abdullah mengatakan, dugaan permintaan fee dalam bantuan Gubernur Jawa Tengah tersebut harusnya bisa diungkap oleh Kasat Reskrim Polres Purworejo. Mengingat kasus tersebut kata Abdullah sudah banyak diperbincangkan.

Saya kira sudah cukup jelas ya informasi dari masyarakat terkait adanya oknum anggota DPRD yang meminta fee dari bantuan gubernur yang mereka aspirasikan. Tinggal bagaimana aparat bergerak, bagaimana penegak hukum menelusuri atas informasi tersebut,” kata Abdullah Senin (29/1/2024)

Sementara itu Kasat Reskrim Polres Purworejo AKP Catur Agus Yudo menjelaskan pihaknya akan mengecek apakah sudah ada laporan masuk ke Polres Purworejo atau belum.

Kita akan cek data apakah ada laporan di Satreskrim apa belum, namun jika belum ada, terkait informasi yang disampaikan beliau akan kami dalami,” kata AKP Catur Agus Yudo (P24-bayu)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *