Akmal Malik Fasilitasi DKD dan Setuju Pergub Dewan Kesenian-Dewan Kebudayaan Dipisah

Pengurus Dewan Kesenian Daerah Kaltim ketika beraudensi dengan Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik di Hotel Royal Suite, Balikpapan, Sabtu 3 Februari 2024 malam. (Foto: Dokumentasi DKD Kaltim)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA — Penjabat (Pj) Gubernur Kalimantan Timur Akmal Malik berjanji memfasilitasi Dewan Kesenian Daerah (DKD) Kaltim dan pemisahan Pergub Dewan Kesenian dan Dewan Kebudayaan.

“Saya akan fasilitasi,” kata Akmal Malik saat menerima laporan pengurus DKD Kaltim berkaitan hasil Munas Dewan Kesenian se-Indonesia, penunjukan Kaltim sebagai tuan rumah Dialog Borneo-Kalimantan 2024 dan program lainnya, di Hotel Royal Suite, Balikpapan, Sabtu 3 Februari 2024 malam.

Fasilitasi dari Pemprov Kaltim itu, lanjut Akmal Malik, diwujudkan dalam bentuk dukungan pelaksanaan sejumlah program kegiatan DKD Kaltim tahun 2024 dan 2025.

Pergub Terpisah

Secara khusus menanggapi tentang laporan Peraturan Gubernur (Pergub) tentang kelembagaan kebudayaan yang sudah masuk ke tahap konsultasi fasilitasi di Kemendagri, Akmal Malik setuju kalau regulasi kelembagaan itu dipisah, antara pergub Dewan Kesenian dan Pergub Dewan Kebudayaan.

Menurut Akmal Malik, kalau Pergub-pergub itu sebagai turunan Perda Nomor 10 tahun 2022 tentang Pemajuan Kebudayaan dan di dalam Bab VI Lembaga Kebudayaan Pasal 20, ayat 2 yang berbunyi Lembaga Kebudayaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1), antara lain: a. Dewan Kebudayaan Daerah: dan/atau b. Dewan Kesenian Daerah, maka tepat ada Pergub Dewan Kesenian Daerah dan Dewan Kebudayaan Daerah.

“Pergub-nya dibuat sendiri-sendiri, tidak perlu digabung,” tegas Akmal Malik yang juga Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kemendagri.

Menanggapi ihwal dukungan kepada program kegiatan DKD dan Pergub terpisah tersebut, Ketua Umum DKD Kaltim Syafril Teha Noer merasa bersyukur.

Alhamdulillah, respons pak Akmal Malik sangat positif bagi keberadaan Dewan Kesenian di Kaltim,” ucap Syafril yang didampingi Hamdani (Ketua Harian), Irwan Darmansyah (Ketua II), Sahabudin Pance (Wakil Bendahara) dan Achmad Junaidi (Komite Film).

Kepada niaga.asia, Syafril akan menindaklanjuti saran Akmal Malik agar Pergub kelembagaan itu dipisah.

“Akan kami sampaikan segera dengan Disdikbud Kaltim, Biro Hukum dan Biro Kesra Setwilda Kaltim tentang penyusunan Pergub-pergub,” demikian Syafril Teha Noer.

Penulis : Hamdani | Editor : Saud Rosadi

Tag: DKD KaltimKaltimKebudayaanKesenianSamarinda 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *