DPC PDIP KSB Gelar Pelatihan Saksi TPS

Foto bersama Ketua Bappilu DPD PDIP NTB, H. W. Musyafirin bersama ratusan saksi TPS PDIP KSB. (Suara NTB/ist)  

Taliwang (Suara NTB) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sumbawa Barat menggelar pelatihan saksi Tempat Pemungutan Suara (TPS). Kegiatan yang dilaksanakan pada, Sabtu lalu itu, diikuti oleh 961 orang kader partai yang nantinya akan disebar ke seluruh TPS pada hari pencoblosan tanggal 14 Februari mendatang.

Ketua DPC PDIP KSB, Kaharuddin Umar dalam laporannya menyampaikan, 961 orang peserta pelatihan saksi ini memiliki tugas masing-masing sesuai tingkatannya. Ada yang bertindak sebagai koordinator tingkat kecamatan, koordinator tingkat kelurahan/desa dan terakhir dan paling banyak adalah para saksi TPS.

Sebanyak 65 orang koordinator saksi masing-masing desa/kelurahan dan empat saksi masing-masing kecamatan. Jumlah TPS di KSB sebanyak 432, satu TPS dua orang, ada juga 65 orang koordinator saksi tingkat desa/kelurahan dan empat saksi untuk delapan kecamatan. Jadi total seluruhnya 961 saksi, sebutnya.

Menurut Kaharuddin, PDIP menjadi satu-satunya partai yang menggelar pelatihan saksi TPS. Dimana kegiatan ini merupakan program kerja Badan Saksi Pemilu Nasional (BSPN). Kegiatan tersebut tak hanya dilakukan di KSB tapi juga oleh pengurus partai PDIP di seluruh Indonesia. Jadi saya berharap semua peserta mengikuti pelatihan ini dengan serius. Sebagai saksi partai dan saksi Capres kita harus disiplin, tegasnya.

Menurut Kaharuddin, Keberadaan saksi di TPS menjadi kunci penting pada hari pencoblosan nanti. Tiap saksi akan menjadi mata dan telinga partai di tingkat TPS dalam rangka mengamankan suara partai maupun Capres yang didukung PDIP agar tidak dimanipulasi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab. Bapak ibu menjadi ujung tombak kemenangan partai dan Capres yang kita usung, tandasnya mengingatkan.

Sementara itu, Ketua Bappilu PDIP NTB, H. W. Musyafirin yang membuka secara resmi kegiatan tersebut. Dalam sambutannya mengatakan, bahwa pelatihan saksi yang digelar DPC PDIP KSB menjadi yang terakbar dari sekian banyak pelatihan yang sudah digelar partai di seluruh wilayah NTB. Ini pelatihan dengan peserta paling banyak dan paling meriah se NTB, pujinya.

H.Firin menyatakan, pelaksanaan pemilu tahun 2024 ini tinggal hitungan hari. Karena itu ia berharap, setelah ratusan saksi mendapat pelatihan agar segera memaksimalkan sisa waktu untuk terus mengajak masyarakat mendukung dan memenangkan partai serta pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD sebagai Capres-Cawapres. Rangkaian pemilu akan memasuki tahap akhir, menjadi saksi bukan perkara yang gampang karena saksi ini punya tugas  sebagai regu penggerak pemilih (Guraklih), katanya.

Sebagai Guraklih, Bupati KSB dua periode ini meminta mereka bekerja maksimal. Turun ke masyarakat secara door to door untuk mencoblos PDIP. Pelatihan ini juga sebagai evaluasi kita bersama bagaimana tugas-tugas yang harus kita selesaikan dalam sisa waktu kurang dari 10 hari kedepan, sebutnya.

H.Firin kembali menegaskan, PDIP merupakan partai pemenang Pemilu 2014 dan 2019. Target hattrick pada pemilu 2024 ini harus mampu direalisasikan. Demikian juga posisi PDIP di KSB, menurut dia kemenangan itu wajib dipertahankan. Insyallah pada 14 Februari nanti kita bisa meraih hasil maksimal. Target delapan kursi yang dipasang DPC PDIP KSB mampu kita realisasikan, yakinnya seraya merinci target 8 kursi yang diharapkan terealisasi di KSB.

Target kita delapan kursi. Tiga kursi dapil satu, tiga kursi dapil dua dan dua kursi dapil tiga insyaallah akan mampu kita realisasikan. Dan untuk meraih target itu bapak ibu sebagai saksi di TPS menjadi ujung tombaknya di lapangan, sambung H. Firin.

Tak hanya untuk DPRD kabupaten, PDIP juga harus mampu mengantarkan calegnya ke kursi DPRD Provinsi NTB, DPR Pusat. Kepada para caleg, H. Firin kembali mengingatkan untuk tetap kompak, bersaing secara sehat. Pesan saya kepada timses dan caleg saling menghargai. Sesama bis kota jangan saling mendahului, kalau sudah ada yang memilih calon A di partai kita, jangan diganggu. Jangan ada kisruh di dalam kandang banteng, tegasnya.

Selanjutnya H. Firin tak lupa meminta semua Caleg untuk konsisten. Terutama untuk selalu tegak lurus atas pilihannya hingga ke tingkat pusat. Kalau kabupatennya merah, provinsinya juga harus merah, demikian juga DPR RI juga harus merah demikian juga untuk Capres, sebutnya.

Terakhir ia mengingatkan kembali pesan ketua umum PDIP, Megawati Soekarno Putri dan Ketua DPD PDIP NTB, H. Rachmat Hidayat. Agar seluruh kader, pengurus dan caleg merealisasikan semua target yang sudah ditetapkan. Perhatian Ketua Umum kita, Ibu Megawati Soekarno Putri itu sangat luar biasa. Hanya PDIP yang secara khusus membiayai seluruh saksi di Indonesia. Untuk NTB saja ada 17.500 TPS, semuanya ditanggung DPP, ungkapnya.(bug)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *