Banjir Landa Sumbawa, Empat Rumah Hanyut Terbawa Arus

Nampak rumah warga di Kabupaten Sumbawa yang terbawa arus sungai. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB) – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa, mencatat sedikitnya 1.489 kepala keluarga (KK) atau 6.278 jiwa yang terdampak banjir yang terjadi pada pukul 15.30-17.00 wita.

“Ada enam kelurahan yang terdampak banjir tadi sore dan empat unit rumah hanyut. Tiga rumah di Kelurahan Brang Bara dan satu rumah di Samapuin,” kata Kepala Pelaksana BPBD Sumbawa melalui, Kabid Kedaruratan dan Logistik Rusdianto, kepada Suara NTB, Jumat, 9 Februari 2024 malam.

Dia merincikan, berdasarkan data di Kelurahan Bugis ada sekitar 370 KK dengan 1.850 jiwa yang terdampak banjir. Di Kelurahan Samapuin ada 91 KK dengan 463 jiwa.

“Di Kelurahan Samapuin ada satu unit rumah yang berada di RT 02 hanyut terbawa derasnya air sungai,” sebutnya.

Di Kelurahan Pekat ada 428 KK dengan jumlah jiwa sebanyak 2.200 yang terdampak banjir. Di Kelurahan Brang Biji ada sekitar 86 KK dengan 344 jiwa, di Kelurahan Brang Bara ada 365 KK atau 978 jiwa.

“Di Kelurahan Brang Bara ada 12 rumah ambruk dan satu unit mobil hanyut terseret arus,” sebutnya.

Di Kelurahan Lempeh ada sekitar 149 KK dengan 617 jiwa. Selain banjir bandang yang terjadi di aliran sungai dari Kelurahan Samapuin hingga mulut kali Desa Labuhan Badas dengan rata-rata ketinggian sekitar 70 centimeter, ada juga beberapa titik mengalami tanah longsor.

“Ada dua titik longsor yang terjadi di dua titik yakni di dekat PDAM Semongkat dan Berang Dara yang merupakan daerah konservasi Semongkat,” tukasnya.

Berdasarkan data kondisi terkini di lapangan, banjir sudah mulai surut dan pemilik rumah juga mulai membersihkan sisa material yang terbawa banjir. Sejumlah pihak terkait termasuk Tagana dan para relawan segera membantu dan menyiapkan makanan siap saji bagi korban banjir.

“Kondisi air sungai sudah mulai surut dan warga terdampak sudah mulai membersihkan rumahnya. Kami juga tetap akan memantau kondisi terkini di lapangan untuk mengantisipasi adanya banjir susulan,” pungkasnya. (ils)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *