Wakil Ketua DPRD DKI Sebut Heru Budi Bagikan Sembako Mengacu Pada UU Pangan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani menilai, tak ada yang salah dari ikhtiar Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono terkait gelaran sembako murah untuk rakyat.

Rani minta kepada semua pihak agar tidak mendiskreditkan langkah Heru itu karena mengikuti Undang-undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

Diketahui, isi paket sembako tersebut meliputi FS Beras Nusantara 5 kg; Minyakita 2 liter; FS Gula Hijau 1 kg; dan FS Tepung Terigu 1 kg.

Paket sembako murah dengan harga Rp 100.000 itu dinilainya sangat meringankan warga, karena biasanya harga pasaran menyentuh Rp 1500.000.

Rani menjelaskan, langkah baik memang tidak selalu diterima positif.

Seperti halnya Heru yang membagikan bantuan sembako kepada warga justru dipolitisasi karena salah satu tas belanja berwarna biru muda atau identik dengan salah satu pasangan calon (paslon) Capres dan Cawapres.

Baca juga: Masyarakat Diminta Bersikap Objektif, Kantong Sembako dari Heru Budi Tak Hanya Biru Muda

Padahal, kata Rani, terdapat warna lain juga dalam tas belanja yang dipakai Heru.

Sementara yang viral di media sosial, justru saat membagikan sembako murah dengan tas belanja warna biru muda.

“Ya memang memang serba salah di tahun politik apalagi masa kampanye saat ini setiap perbuatan baik jadi sensitif dan penuh kecurigaan, perkara kantong atau tas berwarna saja jadi ‘gorengan’ politik,” kata Rani dari keterangannya pada Minggu (11/2/2024).

Rani mengatakan, distribusi sembako murah yang dilakukan Heru merupakan bentuk kepedulian kepada warganya.

Apalagi Rani suka mendapat permintaan dari warga soal sembako yang diberikan pemerintah daerah.

“Apa pun alasannya itu yang dilakukan Pak Heru selaku Pj Gubernur dalam kegiatan bantuan sembako murah sebagai bentuk peduli kepada masyarakatnya dan memang masih banyak yg membutuhkan,” jelas Rani.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rani Mauliani

Dia mengajak, publik untuk mengapresiasi perhatian Heru lewat pemberian sembako kepada rakyatnya.

Apalagi duit pemerintah yang tersimpan di dalam anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) bersumber dari pajak dan uang retribusi rakyat.

Halaman selanjutnya

Halaman

12

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *