Menggeliat Laju Investasi di Kawasan The Mandalika

Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, memberikan keterangan bersama pejabat The Mandalika, akhir pekan kemarin. (Suara NTB/ist)

Praya (Suara NTB) – PT. Pengembangan Pariwisata Indonesia atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengklaim laju investasi di kawasan The Mandalika kian menggeliat. Terutama pasca pandemic Covid-19 serta suksenya dua kali ajang balapan MotoGP di kawasan tersebut. Hal itu bisa dibuktinya mulai terbangunan sejumlah hotel dan fasilitas wisata lainnya di kawasan The Mandalika.

Demikian diungkapkan Direktur Operasi ITDC Troy Reza Warokka, kepada wartawan saat media breafing di Mataram, akhir pekan kemarin. Bahkan, geliat investasi tidak hanya terjadi di dalam kawasan The Mandalika saja. Wilayah disekitar kawasan The Mandalika, geliat investasinya juga ikut tubuh.

Sekarang disekitar kawasan The Mandalika sudah cukup banyak villa atau penghinapan yang terbangun. Ini menandakan, kalau perkembangan investasi di dalam kawasan The Mandalika turut mendorong tumbuhnya investasi disekitar kawasan,terangnya.

Di dalam kawasan The Mandalika sendiri, dari tujuh investor yang sudah membangun kesepatan dengan ITDC, dua diantaranya sedang dan akan membangun. Seperti hotel Montana saat ini sdang dalam proses penyelesaian. Lengkap dengan fasilitas pusat pembelanjaannya.

Dalam waktu dekat ini satu investor siap membangun hotel Jambuluwuk. Oleh pihak ITDC lahanya sedang dipersiapkan sekitar 2,5 hektar. Dengan total kamar yang akan dibangun lebih dari seratus kamar. Kalau hotel Montana kemarin ada sekitar 62 kamar yang dibangun. Kalau Jambuluwuk ini, kamarnya lebih banyak lagi, jelas Troy.

Pembangunan hotel tersebut direncanakan dalam waktu dekat ini. Karena pihak investor menargetkan fasilitas hotel tersebut sudah bisa digunakan pada ajang MotoGP 2024 yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit September mendatang.

Disinggung tambahan investor baru yang masuk, Troy mengaku sejauh ini belum ada. Pihaknya masih fokus untuk menyelesaikan kesepakatan investasi dengan tujuh investor yang sudah ada. Supaya kesepakatan investasi yang sudah dibuat bisa segara direalisasikan oleh pihak investor.

Tidak menuntup kemungkinan akan ada investor lain yang akan masuk. Tetapi saat ini kita fokus untuk menyelesaikan kesepakatan investasi dengan investor yang sudah ada, tegasnya.

Pejabat BaruPada kesempatan yang sama Troy mengungkapkan kalau ITDC telah melakukan pergantian pimpinan di kawasan The Mandalika. Di mana jabatan General Manager (GM) The Mandalika yang sebelumnya diemban Molin Duwanno, kini dipercayakan kepada Wahyu Moerhadi Nugroho. Proses serah terima jabatan sendiri sudah digelar pada Jumat, 16 Februari 2024.

Proses pergantian ini menandai pencapaian yang penting dalam agenda kaderisasi ditubuh ITDC, ujarnya. Dimana jabatan General Manager saat ini dijabat oleh pejabat dari internal ITDC. Hal itu menegaskan komitmen ITDC untuk memberikan kesempatan bagi setiap individu di ITDC untuk berkembang sebagai pemimpin di ITDC dimasa yang akan datang.

Terpisah, GM The Mandalika yang baru Wahyu Moerhadi Nugroho, menegaskan komitmen unuk memberikan kinerja terbaik. Guna mendorong tumbuh kembangnya kawasan The Mandalika kedepan. Dengan berfokus utama pembangunan pada inovasi dan pengembangan kawasan.

Fokus utama pembangunan 2024 adalah pada inovasi dan pengembangan KEK Mandalika. Ini penting untuk terus mengembangkan destinasi ini melalui inovasi dalam produk dan layanan, serta melalui pemasaran yang efektif. Kerja sama dan kolaborasi dengan pemangku kepentingan, baik dari sektor publik maupun swasta, juga akan menjadi kunci untuk memperkuat posisi Mandalika di pasar pariwisata, tutup Wahyu. (kir)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *