Posisi Lima Besar Parpol Hampir Sama dengan Pileg 2019, Peluang Saling Salip Caleg DPRD NTB Masih Terbuka

Perolehan suara sementara Pileg DPRD Provinsi NTB 2024 yang ditampilkan Sirekap KPU. (Suara NTB/ist)

Mataram (Suara NTB)-Peta perolehan kursi partai politik di Pemilu 2024 untuk DPRD Provinsi NTB berdasarkan data-data yang diolah dari berbagai sumber masih bergerak dinamis. Peluang untuk saling salip antar parpol dan caleg masih terbuka, sebab data perolehan suara yang sudah diimput, baik di masing-masing internal parpol maupun Sirekap KPU belum sepenuhnya sampai 100 persen.

Di Dapil NTB 1 Kota Mataram, sampai dengan Minggu, 18 Februari 2024 , berdasarkan hasil rekapitulasi internal sejumlah partai politik. Posisi lima besar parpol peraih suara terbanyak dan berpotensi besar untuk kunci kursi, hampir tidak ada perubahan dari hasil Pileg 2019. Yaitu Golkar, PDIP, Gerindra, PPP, dan PKS.

Data yang ditunjukkan salah di salah satu rekapitulasi internal parpol yang diperlihatkan kepada Suara NTB, kursi pertama dipastikan dipesan Partai Golkar dengan total perolehan suara 51 ribu. Posisi kedua ditempati PPP dengan perolehan 25 ribu lebih, ketiga PKS, PDIP dan Gerindra dengan perolehan sama-sama 23 ribu lebih.

Kelima parpol itu dipastikan mengunci lima kursi di Dapil NTB 1 itu, karena suara partai ke 6 jaraknya sangat terpaut jauh. Nasdem baru mengumpulkan sekitar 12 ribu dan Demokrat yang mengumpulkan 11 ribu lebih. Perolehan suara itu diolah dari 91 persen data TPS.

“Ya tabulasi kami ini basisnya dari C-Hasil di TPS, jadi sangat akurat dan tidak akan berbeda jauh dengan hasil resmi di KPU nantinya,” ungkap Ketua DPW PPP NTB H Muzihir yang dikonfirmasi pada Minggu, 18 Februari 2024.

Selain itu Muzihir juga memastikan kursi PPP yang sudah masuk zona aman di beberapa Dapil, diantaranya di Dapil NTB 2 meliputi Lobar-KLU, kemudian di Dapil NTB 7 dan 8 yakni meliputi Lombok Tengah bagian Selatan dan Utara. Selanjutnya di dapil NTB 3 Lotim selatan. Dan dapil 6 meliputi Kabupaten Bima, Dompu dan Kota Bima, serta di Dapil NTB 5 yakni Sumbawa dan KSB.

Sementara itu dari data perolehan suara sementara yang diperlihatkan Sirekap KPU, dengan persentase data yang sudah masuk berkisar pada 50-60 persen. Parpol-parpol yang berpeluang memperoleh kursi di masing-masing Dapil sudah mulai terlihat.

Partai Gerindra, Golkar dan PKS menjadi partai yang paling perkasa di Pileg 2024 ini. Ketiga partai ini sudah dapat dipastikan akan mendapatkan kursi di seluruh dapil untuk DPRD Provinsi NTB. Sebab dari perolehan suara sementara ini, ketiga partai ini relatif gemuk di masing-masing Dapil. Bahkan di beberapa Dapil untuk Golkar dan Gerindra berpeluang untuk memesan kursi kedua.

Sementara untuk partai lainnya masih berpeluang untuk saling salip, dan saling kejar-kejaran. Pasalnya, jarak suara antar partai dan caleg masih terpaut tipis dan juga data yang masuk baru berkisar 50-60 persen. Sehingga peluang untuk terjadi perubahan masih sangat terbuka.

Terkait dengan data-data hasil perolehan suara hasil rekapitulasi sementara itu. Ketua Bawaslu NTB, Itratif meminta semua pihak, peserta Pemilu dan masyarakat untuk menunggu hasil resmi KPU. Karena proses rekapitulasi di KPU masih berlangsung ditingkat kecamatan.

Perhitungan suara resmi di KPU itu baru tingkat kecamatan. Jadi kita imbau masyarakat dan peserta pemilu untuk kita menunggu hasil resmi dari KPU. Karena data yang soheh dan legitimate itu adalah data hasil rekapitulasi penyelenggara. Kalau klaim-klaim itukan hasil hitungan subyektif, tidak bisa dijadikan rujukan resmi, katanya. (ndi)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *