Sempat Dikerumuni Semut, Ramai Minat Adopsi Bayi Cantik Dibuang Ibunya di Samarinda

Tim dari Polsek Samarinda Seberang bersama relawan memperlihatkan lokasi pembuangan bayi, Kamis 22 Februari 2024. Bayi cantik itu selamat dan kini dalam kondisi sehat (istimewa)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Bayi perempuan yang ditemukan warga usai dibuang ibunya di kawasan perumahan Samarinda Hills kini dalam perawatan RSUD Moeis Samarinda. Kondisinya sehat. Polisi juga merespons tingginya minat adopsi terhadap bayi itu.

Penyelidikan cepat Polsek Samarinda Seberang berhasil menemukan ibu dari bayi itu, berikut keluarganya yakni kakak dan ibu kandungnya.

“Ibu dari bayi perempuan ini usianya 18 tahun jalan 19 tahun. Kalau dari KTP-nya, mahasiswa,” kata Komisaris Polisi Bitab Riyani, Kepala Polsek Samarinda Seberang, dikonfirmasi niaga.asia, Kamis 22 Februari 2024.

Bayi malang itu saat ditemukan warga berselimut jaket berpenutup kepala (jaket hoodie), sempat dikerubungi serangga.

“Bayi itu terlihat segar, sempat dikerubungi semut karena mungkin masih ada air sisa tembuni,” ujar Bitab Riyani.

Baca jugaHeboh Temuan Bayi Cantik Dibuang Ibunya di Samarinda, Baru Dilahirkan di Kamar Mandi

Temuan bayi cantik itu kontan menarik perhatian warga. Di media sosial maupun melalui percakapan Grup WhatsApp, tidak sedikit yang menyatakan minatnya untuk mengaodpsinya.

Merespons minat adopsi, Bitab mempersilakan ke Dinas Sosial. Mengingat ada ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi untuk mengadopsi bayi.

“Itu ada SOP (Standar Operasional Prosedur)-nya untuk adopsi. Karena ini, ada orangtua dan kakak dari ibu yang melahirkan bayi ini. Kalau memang mereka setuju, bersepakat, silakan,” demikian Bitab Riyani.

Sementara ini kepolisian belum memastikan motif dari sang ibu yang membuang bayinya itu, dikarenakan kondisi bersangkutan belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

Penulis : Saud Rosadi | Editor : Saud Rosadi

Tag: Pembuangan BayiPolresta SamarindaSamarinda 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *