Garap Single Perdana, Group Band Musik Koncomesra Kutoarjo Siap Ambyarkan Pecinta Musik Indonesia

KUTOARJO, purworejo24.com – Sebuah group musik pendatang baru asal Kutoarjo, Purworejo, Jawa Tengah, bernama Koncomesra, menggarap lagu pertamanya dengan judul Konco Mesraku.

Dibawah naungan Production House Galang Coffe Enterprise Kutoarjo yang beralamat di Jalan Sawunggalih no 117 Krajan RT 2 RW 1 Kelurahan Semawung Daleman, Kecamatan Kutoarjo, lagu bergenre ambyaran itu siap dirilis dalam waktu dekat ini dan siap membuat ambyar para pecinta musik di tanah air.

Lagu itu telah selesai recording (rekaman) dan saat ini masih dalam tahap pembuatan video klip.

Vokalis group band musik Koncomesra, Ginanjar Duta Pamungkas, mengatakan, pembuatan lagu dan video klip berjudul Konco Mesraku merupakan pilot project atau garapan perdana yang dilakukan oleh group band musik Koncomesra dibawah naungan Galang Coffe Enterprise.

Jadi ini produk lokal, dari Purworejo mencoba untuk peruntungan ke area yang lebih luas,” kata Ginanjar Duta Pamungkas yang akrab disapa Anjar Duta, vokalis group band musik Koncomesra, saat ditemui disela pembuatan video klip, di Kutoarjo, pada Rabu (21/2/2024).

Konco Mesraku adalah lagu pertama yang diproduksi, nantinya setelah selesai penggarapan lagu itu akan dilakukan penggarapan single lagu lain, dengan harapan menjadi sebuah album musik bagi group band Koncomesra.

Tapi bertahap untuk kita promosi atau kita keluarkan,” ujar Anjar yang saat ini menjabat sebagai Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kabupaten Purworejo.

Lagu itu, lanjutnya, merupakan hasil karya bersama atau kolektif dari para personil group band musik Koncomesra. Mereka menciptakan dan mengarasemen lagu serta menggarap lagu tersebut secara bersama- sama.

Adapun personil group band musik Koncomesra terdiri atas Anjar Duta (vokalis), Tegar (Gitaris), Hendi (Bas), Budi (Keyboard 1), Iyan (Keyboard 2), Agung (Kendang), Yosua (drum) dan Abdul (saksofon).

Genre kita kalau hari ini bermain ambyaran, sebenarnya dangdut koplo, beberapa lagu kami buat sebenarnya dangdut klasik berbahasa Jawa,” ucapnya.

Nama group band musik Koncomesra telah ada pada tahun 2020. Mereka secara natural bergabung dan saling melengkapi saat manggung disejumlah event. Namun mulai saat ini mereka bersepakat dan berkomitmen untuk bersama dengan harapan bisa go publik yang relatif bisa lebih tertata dan lebih profesional.

Saya sendiri sebenarnya pelaku musik yang sejak dulu di genre pop, kenapa memilih ambyar karena memang eranya hari ini, pangsa pasarnya atau kuping pendengar itu lebih akrab dengan genre itu. Generasi kami atau bahkan di bawah itu, apalagi kita di daerah, itu lebih akrab dengan genre ambyaran. Makanya kita mencoba untuk membuat karya yang hari ini sedang diminati atau sedang in lah. Kita ikut arus,” ungkapnya.

Judul lagu Konco Mesraku, menceritakan tentang romantisme anak muda, dimana mereka saling jatuh cinta tapi tidak mengungkapkan atau dipendam sendiri dan akhirnya sakit hati.

Kebetulan saya sendiri bergabung di manajemen juga ikut menjadi konseptor Galang Coffe Interprise, galang ini kan brand lama, untuk di Kutoarjo dan Purworejo, dulu bermula dari studio band mulai merambah ke coffe and eatery, dan semenjak pandemi karena berimbas ke usaha, lalu kita banting setir ke event, sering bikin acara keluar berkali kali, nah lalu bersama temen- temen, kenapa kita tidak buat saja bascamp nya untuk production house sekalian, jadi sekaligus backbond kita di cafe, sekaligus kita menampung potensi- potensi lokal dengan production house nya, menjadi publiser atau aggregator dan sebagainya,” beber Anjar yang saat ini juga masih menjabat sebagai Kepala Bakorda FKBN Kabupaten Purworejo.

Saat ini, group band musik Koncomesra sudah memiliki lima lagu dan saat ini masih berproses untuk siap digarap secara serius. Dengan mengambil genre yang sesuai era dan selera masyarakat saat ini maka mereka mencoba peruntungan melalui lagu- lagu yang digarapnya.

Harapanya yang pasti karena ini sebenarnya kita berangkat dari idealisme, ingin mencoba peruntungan dan juga berkarya layaknya temen- temen yang lain, dengan group- group yang lain, kita mencoba menawarkan karya ini dengan gaya kita. Sehingga harapanya bisa diterima semakin luas, terus di apresiasi dari semua kalangan sehingga menjadi motivasi kami disini untuk terus berkarya dan menemai temen – temen yang lain yang berpotensi juga di daerah kita ini,” harapnya.

Sementara itu, Owner Galang Coffe Enterprise, Ageng Tricahyo atau yang akrab disapa Mas Begeng, mengatakan, Galang sendiri sebetulnya telah berdiri sejak tahun 1999. Di tahun itu juga pertama kali Galang membuat studio musik lalu merambah ke dunia PSan, kemudian counter, dan terakhir ini di dunia perkopian.

Kebetulan kami menaungi anak- anak band, band ambyaran yang kita naungi namanya Koncomesra yang saat ini sedang membuat atau launching album pertamanya,” katanya.

Selain menjadi cafe, Galang yang dulu pernah menjadi studio musik saat ini mulai merambah ke recording (rekaman).

Kalau production house ini sebenarnya itu dimotori oleh mas Anjar yang kebetulan bergabung dengan kita pas ada acara bareng- bareng di pendopo, terus kita cemistrinya dapet, terus dia pingin ngeband lah sama sini, terus pingin bikin PH itu disini. Dan harapanya si bisa naungin anak- anak band di Kutoarjo pada khususnya dan di Purworejo pada umumnya,” jelasnya.

Saat ini Galang Coffe Enterprise masih masa rehab atau perbaikan gedung, dan rencananya Galang Coffe Enterprece untuk coffe and eatery akan dibuka untuk umum pada pertengan bulan Maret 2024 mendatang.

Harapanya bisa eksis terus,” harapnya. (P24/wid)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *