Ditpolairud Baharkam Polri Tangkap Kapal Malaysia di Perairan Selat Malaka, Curi 200 Kg Ikan

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Baharkam Polri melalui Ditpolairud mengamankan satu Kapal Ikan Asing (KIA) bendera Malaysia di Perairan Selat Malaka, Kepulauan Riau.

Menurut Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko, penangkapan satu KIA itu dilakukan pada Rabu (28/2/2024).

Baca juga: Pemprov Sulsel Tebar 600 Ribu Benih Ikan di Kabupaten Bone

Hal itu karena kapal tersebut mencuri ikan di perairan Indonesia secara ilegal (ilegal fishing).

“Penangkapan tersebut berawal saat patroli Polri mendapatkan informasi terkait adanya ilegal fishing,” ujar Trunoyudo, kepada wartawan, Rabu (6/3/2024).

KIA bendera Malaysia yang diamankan di Perairan Selat Malaka, Kepulauan Riau, itu bernama Kapal PSF 2500.

Usai dilakukan pemeriksaan, kapal tersebut tidak dilengkapi dengan dokumen resmi melakukan penangkapan ikan di wilayah perairan Indonesia.

Baca juga: 1 Juta 10 Ribu Benih Ikan Ditebar di Danau Tempe, Jadi Program Ketahanan Pangan Pj Gubernur Sulsel

Selain kapal, satu nahkoda serta tiga orang anak buah kapal (ABK) berkewarganegaraan Thailand dan Myanmar turut diamankan.

“Sekira pada Senin kemarin, tanggal 4 Maret 2024, (mereka) telah diserahkan kepada Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Batam untuk penanganan lebih lanjut,” kata Trunoyudo.

Barang bukti dalam kasus tersebut diamankan, yakni berupa satu set jaring trol dan ikan campuran yang merupakan sumber daya milik Indonesia kurang lebih 200 kilogram (kg).

Kapal nelayan berbendera Malaysia sedang melaut di perairan Selat Malaka. (istimewa)

“Modusnya, kawasan Selat Malaka ini merupakan jalur kapal niaga secara internasional,” ucap dia.

“Kemudian kapal tersebut mengikuti jalur kapal niaga internasional guna mengelabui petugas patroli polair tersebut,” sambung Trunoyudo.

Baca berita Wartakotalive.com lainnya di Google News

BERITATERKAIT

Ikuti kami di

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *