Wali Kota Panen Raya Padi di Sawah 30 Hektar di Sambutan

Wali Kota Samarinda, DR H Andi Harun panen raya padi di Kelurahan Sambutan bersama kelompok  tani, Kapolresta Samarinda Kombel Pol Ary Fadli, Kasdim 0901/Samarinda Letkol Inf BT Napitupulu dan Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Samarinda, Muhammad Darham (Nur Asih Damayanti/Niaga.Asia)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA -Wali Kota Samarinda, DR. H Andi Harun bersama kelompok Tani Agrowisata, Bina Usaha, Berkat Usaha, Pelita Karya dan Rahmat Abadi melakukan panen raya padi di sawah seluas 30 hektar di  Kelurahan Sambutan, hari ini, Rabu (6/3/2024).

Turut hadir mendampingi juga Kapolresta Samarinda Kombel Pol Ary Fadli, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (Ketapang Tani) Kota Samarinda Muhammad Darham, Kasdim 0901/Samarinda Letkol Inf BT Napitupulu, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag), Marnabas, Ketua Tim Wali Kota untuk Akselerasi Pembangunan (TWAP), Syaparudin, Lurah Sambutan Tri Andarmo, dan undangan lainnya.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (KPP) Kota Samarinda, Muhammad Darham mengungkapkan bahwa hari ini kelompok tani Sambutan berhasil memanen 30 hektar dari 130 hektar luasan sawah yang ada di daerah Sambutan tersebut.

“Alhamdulillah kita ucapkan puji syukur hari ini kita masih diberikan kesempatan panen raya padi sawah,” ungkapnya.

Selain itu, Darham mengatakan berdasarkan hasil perhitungan Badan Pusat Statistik (BPS) Samarinda. Hasil panen gabah kering menembus 5,370 ton dengan total gabah kering giling 4,623 ton per hektarnya.

“Alhamdulillah ini bagus, tadi saya mengira cuma 3 ton ternyata ada peningkatan, ini berkat musim hujan,” ucapnya.

Untuk harga gabah kering giling jenis varietas padi Ciherang ini dijual dengan harga Rp8 ribu per kilonya.

Menurutnya, ada lima kelompok tani Sambutan yang ikut menggarap 130 hektar lahan sawah disini diantaranya Kelompok Tani Agrowisata, Bina Usaha, Berkat Usaha, Pelita Karya dan Rahmat Abadi dengan masing-masing jumlah 32 anggota tani perkelompoknya.

“terdapat juga dua kelompok tani wanita yang berjumlah 20 orang anggota tani,” ungkapnya.

Sementara, Wali Kota Samarinda Andi Harun dalam sambutannya mengapresiasi keberhasilan panen para petani Sambutan yang telah bekerja keras untuk menghasilkan beras dengan produksi yang baik.

“Kegiatan ini sangat membahagiakan bagi petani dan juga pemkot karena bisa turut serta membantu petani dan menjaga ketahanan pangan kita di Samarinda,” ujarnya.

Lebih lanjut Andi menepis adanya krisis beras. Media harus hati-hati. Justru masyarakat sudah paham, tapi media sebagian memperpanjang berita tidak benar.

“Keberhasilan panen ini menjadi fakta jika beras aman,” ucapnya.

Andi juga menekankan pentingnya menjaga ketahanan pangan di Samarinda dan menepis berita negatif terkait stok beras.

“Saya tegaskan sekali lagi bahwa cadangan beras, bukan hanya beras, pangan dan beras kita aman. Petani harus berkoordinasi terus, kami akan maksimalkan bantu,” tuturnya.

Ketua Kelompok Tani Agrowisata, Abdul Masturi (60) mengharapkan produksi tani sendiri makin meningkat dan berkomitmen untuk melaksanakan peluasan lahan pertanian di Sambutan ini.

“Kami harapkan support dari Pemerintah dan berterima kasih dalam meningkatkan pertanian itu sendiri. Kita mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk memakmurkan petani” katanya.

Masturi juga menyampaikan permasalahan yang dihadapi oleh para kelompok tani Sambutan diantaranya penambahan lahan, pembuatan jalan usaha tani dan perbaikan irigasi.

“Sungai sungai yang gak bisa mengalir air, kami  minta dikeruk lagi agar bisa meningkatkan produksi pertanian tadi yang 4 ton menjadi 5 ton per hektarnya,” pungkasnya.

Penulis: Nur Asih Damayanti | Editor: Intoniswan

Tag: Pertanian 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *