Ratusan Siswa di Purworejo Mendaftar Seleksi Calon Paskibra 2024 di Kesbangpol

PURWOREJO, purworejo24.com – Ratusan siswa dari berbagai sekolah SLTA di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengikuti pendaftaran seleksi calon pasukan pengibar bendera (Paskibra).

Hingga sampai hari ini, Kamis (7/3/2024) telah tercatat ada sebanyak 222 siswa yang mendaftar.

Pendaftaran seleksi calon Paskibra itu rencana akan ditutup hingga tanggal 9 Maret 2024.

“Kita telah mengadakaan sosialisasi pada tanggal 28, 29 Februari dan 3 Maret 2024. Untuk menjaring anak- anak kami juga melaksanakan sosialisasi dengan cara live streaming youtube, zoom metting ke beberapa sekolah yaitu untuk mereka yang tidak mengikuti sosialisasi secara langsung di tanggal itu. Dan hari ini kita mengadakan rapat koordinasi panitia yang nanti akan menfasilitasi anak – anak pendaftaran Paskibra. Panitia inilah nanti yang akan menyeleksi sesuai dengan bidang masing- masing,” kata Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Purworejo, Agus Widiyanto S.IP.MSi, saat ditemui disela Rapat Koordinasi Panitia Seleksi dan Pusdiklat Calon Paskibraka Kabupaten Purworejo tahun 2024, di Sulthan Coffe and Eatery Purworejo, pada Kamis (7/3/2024) sore.

Disebutkan, pada awal tahun pihaknya telah menerima sekitar 105 siswa sebagai calon Paskibra. Setelah dilakukan sosialisasi secara maraton, hingga hari ini telah terjaring sebanyak 222 siswa yang mendaftar.

Target kita sebanyak- banyaknya, jadi anak- anak yang ingin mendaftar baik tinggi dan berat badan tidak masuk sesuai kriteria, silahkan coba dulu saja, karena jangan sampai nanti ketika kita hanya berpedoman dengan syarat tinggi 170 cm, ternyata tidak sampai terpenuhi, maka kita akan menjaring untuk 2024 yang secara otomatis passing grade nya akan kita kurangi jika memang tidak terpenuhi dari jumlah yang kita tetapkan,” ujarnya.

Penjaringan calon Paskibra untuk tingkat kabupaten akan sekaligus menjaring untuk tingkat propinsi maupun untuk tingkat nasional.

Kita berharap putra- putri terbaik Paskibra Kabupaten Purworejo ada yang sanpai ke tingkat nasional,” harapnya.

Dalam penjaringan itu, lanjutnya, Badan Kesbangpol Purworejo memberikan kompensasi bagi siswa yang ingin mendaftar namun masih mengikuti kompetisi Popda.

Karena bulan April ini ada agenda Popda di Kedu, ada beberapa anak yang kepingin menjadi Paskibra tapi disaat waktu yang sama sedang mengikuti Popda, sehingga kita luwes sesuai jadwal, anak- anak yang mengikuti Popda dapat dispensasi mengajukan dihari berikutnya untuk mengikuti tes,” ujarnya.

Sesuai dengan Keppres 51 tahun 2022 dan Peraturan Badan Pembinaan Idiologi tahun 2022 setelah terjaring sebanyak 30 orang yang dibutuhkan, mereka yang diterima akan diikutkan diklat selama 21 hari, baik dengan pola pembelajaran, pelatihan dan pengasuhan.

Tiga pola itulah yang menjadi sistem Desa Bahagia yang akan kita terapkan sesuai dengan Keppres 51 dan PBPI tahun 2022,” jelasnya.

Sesuai dengan Permendagri no 84 ada beberapa perubahan OPD teknis yang akan melaksanakan penjaringan Paskibra. Jika sebelumnya di laksanakan oleh Dinas Pariwisata dan Dinas Pendidikan, sekarang secara teknis dilaksanakan oleh Badan Kesbangpol.

Karena Kesbangpol ini sesuai dengan Permendagri no 84 ini sudah disebutkan bahwa Paskibra yang akan dilaksanakan adalah penyelenggara urusan pemerintahan umum dan ini ada di Kesbangpol, sehingga tahun ini kita mulai mengevaluasi pelaksanaan yang sudah dilakukan ditahun tahun lalu,” pungkasnya. (P24/wid)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *