Tiga Bulan, Polresta Balikpapan Tangkap 75 Tersangka Narkoba, 2 Diantaranya Anak

Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto, memimpin jalannya konferensi pers. Tiga tersangka turut dihadirkan berikut barang bukti. (Foto : Niaga.asia/Heri)

BALIKPAPAN.NIAGA.ASIA – Satresnaroba Polresta Balikpapan menangkap 75 tersangka narkoba dari 62 kasus dalam kurun waktu tiga bulan terakhir, yakni priode Januari hingga Maret 2024.

Konferensi pers pengungkapan kasus tersebut digelar Rabu (13/3/2024). Dipimpin Kapolresta Balikpapan, Kombes Pol Anton Firmanto. Dia merincikan, 68 diantara para tersangka adalah pria, kemudian tujuh wanita, dan dua merupakan anak di bawah umur.

“Kami telah melakukan upaya yang sungguh-sungguh dalam memberantas peredaran narkoba termasuk selama bulan puasa ini. Hasilnya cukup tinggi,” kata Kombes Anton kepada wartawan.

Dari pengungkapan kasus tersebut, turut diamankan barang bukti yang cukup besar dengan total 272 gram narkoba jenis sabu dan obat-obatan keras jenis doble L. Selain itu, polisi juga berhasil menyita ribuan butir obat yang dikemas dalam botol, sejumlah kendaraan, dan ponsel milik para pelaku.

Kombes Anton melanjutkan, mayoritas tersangka adalah pengedar. Menjalankan aksinya di kawasan Baru Tengah, Baru Ulu Kecamatan Balikpapan Barat, Kelandasan Ilir, dan Manggar Kecamatan Balikpapan Timur.

“Kasus terbanyak di Baru Tengah, dengan 14 kasus, kemudian Baru Ulu dengan tujuh kasus, dan Kelandasan Ilir dengan empat kasus. Hasil penyelidikan, jalur peredaran narkoba ini berasal dari Samarinda dan Samboja sebelum mencapai Balikpapan,” sebutnya.

Sementara itu, kawasan kelurahan Baru Ulu yang sebelumnya dikenal sebagai kampong narkoba, sebut Kombes Anton, kepolisian tengah berupaya melakukan antisipasi yang telah berjalan, dengan deklarasi sebagai kampung bebas narkoba oleh warga setempat.

“Kami terus berupaya keras untuk menjaga lingkungan dari ancaman narkoba, dan kami meminta dukungan penuh dari masyarakat,” tuturnya.

Langkah lainnya dalam memberantas peredaran narkoba yang semakin meresahkan, kepolisian bersama instansi terkait menjalankan program rutin peninjauan lapangan setiap minggu.

“Program ini diharapkan dapat meminimalisir peredaran dan menciptakan lingkungan yang lebih aman dan bersih dari ancaman narkoba bagi masyarakat Balikpapan,” pungkasnya.

Penulis: Heri | Editor: Intoniswan

Tag: Narkoba 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *