Laporan Bank Dunia & PBB: Kerusakan di Gaza Lebih dari 18 Miliar Dolar

Kerusakan di Gaza, Palestina (sumber: Kantor Berita NHK)

TOKYO.NIAGA.ASIA — Bank Dunia dan PBB telah meneliti dampak pertempuran di Jalur Gaza. Diperkirakan bahwa kerugian akibat kerusakan infrastruktur penting mencapai lebih dari USD18 miliar.

Laporan yang dikeluarkan pada Selasa 2 April 2024 itu menilai dampak yang ditimbulkan oleh pertempuran antara pasukan Israel dan militan Hamas hingga akhir Januari.

Dikatakan bahwa perumahan menyumbang 72 persen dari angka tersebut dan akan dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk menyingkirkan puing-puing.

Laporan itu menemukan bahwa 84 persen fasilitas kesehatan telah rusak atau hancur, dan seluruh penduduk mengalami kerawanan pangan akut serta kekurangan gizi.

Sejumlah pihak yang dikirim untuk membantu warga Gaza telah menunda pengiriman bantuan. Kelompok bantuan yang berbasis di Amerika Serikat, World Central Kitchen, menghentikan operasi setelah tujuh anggota timnya tewas dalam serangan udara Israel.

“Kami menjadi sasaran dengan sengaja, tanpa henti, hingga semua orang tewas dalam konvoi ini,” kata Jose Andres, pendiri kelompok tersebut pada Rabu 3 April 2024, dikutip niaga.asia dari NHK, Jumat 5 April 2024.

Sebuah kelompok lain yang berbasis di AS, Anera, menghentikan operasinya dengan mengatakan bahwa pengiriman bantuan dengan aman tidak lagi memungkinkan.

Para pejabat PBB menghentikan pergerakan di Gaza pada malam hari agar dapat mengevaluasi kembali kondisi keamanan.

Sumber : Kantor Berita NHK | Editor : Saud Rosadi

Tag: InternasionalKonflik GazaKrisis Israel – PalestinaPalestina 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *