LSIIC: Irwan Sabri Unggul Di Pilkada Nunukan 2024

Irwan Sabri (paling kanan) bersama Andre Pratama dan  Sekjen DPP PBB Afriansyah Noor  memperlihatkan surat dukungan dari PBB untuk maju Pilkada Nunukan. (Foto Dok Niaga.Asia)

NUNUKAN.NIAGA.ASIA – Lembaga Survei Integritas Ide Celebes (LSIIC) asal Makassar, Sulawesi Selatan, merilis hasil survei pemilihan kepala daerah  (Pilkada) Nunukan 2024. Dari tiga nama bakal calon, H. Irwan Sabri unggul dibandingkan Andi M Akbar maupun H. Basri.

Direktur Lembaga Survei Integritas Ide Celebes (LSIIC), Akbar Najemuddin mengatakan, ketiga bakal calon tidak berstatus sebagai petahana, sehingga peluang untuk menang sangat besar. Meski begitu, Irwan lebih unggulkan pemilih dibanding dua calon lainnya.

“Pilkada Nunukan akan seru karena tidak adanya calon petahana, masing-masing memiliki khan besar untuk mendapatkan suara terbanyak,” kata Akbar pada Niaga,Asia, Kamis (23/05/2024).

Akbar menjelaskan, LSIIC melaksanakan survey  mulai 06 sampai 13 Mei 2024 melibatkan 600 responden, dengan metode penarikan sampel, multi stage random sampling dengan estimasi margin of error kurang lebih 3,4 persen pada tingkat kepercayaan level confidence 95 persen.

Elektabilitas ketiga  bakal calon Bupati Nunukan di Pilkada 2024. (Foto : Istimewa/Niaga.Asia)

Bakal calon H. Irwan Sabri (HIS) yang membawa slogan energi baru perubahan berada di urutan pertama dengan elektabilitas pemilih mencapai 30,9 persen, sedangkan Andi M Akbar 23,3 persen dan Basri 11,1 persen.

“Tiga politisi ini yang memiliki nama dan pemilih tersendiri. HIS pernah menjabat wakil DPRD Nunukan, Andi M Akbar menjabat Wakil DPRD Provinsi Kaltara dan Basri adalah mantan Bupati Nunukan 2011-2016,” ucapnya.

Namun, lanjut Akbar, pelaksanaan Pilkada Nunukan masih 6 bulan lagi, sehingga polarisasi dukungan pemilih belum bulat. Karena itu, sangat wajar pemilih mengambang atau merahasiakan dukungannya 34, 7 persen.

“Pemilih merahasiakan pilihannya atau undercided voters 34,7 persen jauh lebih besar dibandingkan angka kemenangan calon elektabilitas tertinggi hasil survei 30,9 persen,” bebernya.

Direktur Lembaga Survei Integritas Ide Celebes (IIC), Akbar Najemuddin. (Foto Istimewa/Niaga.Asia)

Akbar menuturkan, HIS menempati elektabilitas tertinggi dibanding dua kandidat lain tidak lepas dari citra Irwan sebagai figur lokomotif atau tokoh yang dianggap di luar poros pemerintahan.

Bagi masyarakat menginginkan perbaikan tata kelola pemerintahan dan perbaikan pembangunan infrastruktur, HIS dianggap representasi dari tokoh perubahan dan ditambah efek dari rasa kejenuhan kekuasaan oligarki.

“Ada efek kejenuhan masyarakat dengan gambaran kekuasaan/oligarki. Survey menunjukkan adanya orang yang terpolarisasi memilih dengan alasan perubahan,” ungkapnya.

Kemudian, popularitas HIS selalu terjaga dari dulu hingga kini, tahun 2014, HIS menjadi anggota DPRD Nunukan, tahun 2019, HIS juga sempat dilantik sebagai wakil ketua DPRD Nunukan.

Selanjutnya tahun 2020, HIS mengikuti Pilgub sebagai wakil. Rentetan daftar politik ini menunjukkan HIS memiliki efek elektoral besar dengan sejumlah jabatan yang pernah didudukinya.

“HIS memiliki simpul politik di setiap wilayah dan setiap pelaksanaan Pemilu atau Pilkada. Rentetan ini menjadikan namanya dikenal luas,” tambahnya.

Faktor lain pendongrak elektabilitas HIS adalah munculnya segmen pemilih dari pendukung almarhum H. Danni Iskandar (calon Bupati Nunukan 2020) yang perlahan bergeser ke HIS.

“Keadaan ini menguntungan bagi dirinya,” ucap Akbar.

Penulis : Budi Anshori | Editor : Intoniswan

Tag: Pilkada Nunukan 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *