Tingkatkan Semangat dalam Mendidik Santri, Pengurus JPPPM Kabupaten Purworejo Lantik 8 Pengurus JPPPM Kecamatan dan Adakan Pengajian Akbar

GEBANG, purworejo24.com – Pimpinan Kabupaten Jam’iyyah Perempuan Pengasuh Pesantren dan Muballighoh (JPPPM) Purworejo, bersama Badan Kesatuan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Purworejo, dan Nawaning Kabupaten Purworejo, menggelar Pengajian Akbar digedung Thoriqoh Qodiriyyah Wa Naqsyabandiyah, di Dusun Banjaran, Desa Gintungan, Kecamatan Gebang, Purworejo, pada Minggu (26/5/2024).

Pengajian Akbar dalam rangka pelantikan Pengurus Kecamatan JPPPM itu menghadirkan ulama besar Purworejo sebagai pengisi Mauidzoh Khasanah atau Pengajian, yaitu KH Achmad Chalwani Nawawi, selaku pengasuh Ponpes An Nawawi Berjan Purworejo.

Selain diisi dengan Pengajian Akbar, kegiatan itu juga berlangsung hidmad dan semarak dengan adanya penampilan tari dari para santriwati Ponpes An Nawawi Berjan, Purworejo.

Tampak hadir dalam acara itu, para Pengurus Kabupaten JPPPM, para pengurus Kecamatan JPPPM, perwakilan Badan Kesbangpol dan segenap undangan serta sejumlah santri dan ibu- ibu Nyai di Kabupaten Purworejo.

Ketua JPPPM Kabupaten Purworejo, Nyai Hj. Siti Khuzaimah, S.Pd.I, bersama Sekretaris, Rr. Nurul Komariyah, S.Sos, mengatakan, kegiatan itu merupakan salah satu program JPPPM Kabupaten Purworejo ditahun 2024 ini.

Disebutkan, ada 8 Pengurus Kecamatan JPPPM yang dilantik dalam acara itu, yaitu dari Kecamatan Purworejo, Pituruh, Ngombol, Banyuurip, Grabag, Pituruh, Purwodadi, dan Kaligesing.

Alhamdulillah untuk Kabupaten Purworejo yang terdiri dari 16 kecamatan, hari ini sudah selesai, sudah terlantik semuanya. Sebelumnya 8 delapan kecamatan sudah dilantik pada hari Senin tanggal 9 Oktober 2023 lalu, dan sekarang tambah 8 kecamatan lagi, sudah genap dan lengkap Pengurus Kecamatan JPPPM dari 16 kecamatan yang dibentuk dan dilantik,” ungkap Nyai Hj. Siti Khuzaimah, saat ditemui usai kegiatan.

Nyai Hj. Siti Khuzaimah berharap, pengurus yang baru saja dilantik, karena sudah memiliki wadah yaitu JPPPM diharapkan bisa meningkatkan kapasitas dirinya untuk lebih berdaya ditengah- tengah masyarakatnya.

Utamanya di kecamatan- kecamatan itu mereka mayoritas sebagai pengasuh majelis taklim, TPQ, lalu pengajian anak- anak, santri – santri kecil, yang berada dimushola- mushola, masjid- masjid, diseluruh pelosok kabupaten Purworejo. Dan mereka itu memang sangat luar biasa, maka kami dari Pimkab JPPPM mengapresiasi perjuangan mereka yang tanpa mengenal lelah, semoga lelah mereka bisa menjadi Lillah karena Alloh SWT,” katanya.

JPPPM, lanjutnya, memiliki tantangan yang cukup berat untuk masa mendatang. Dengan adanya kemajuan pengetahuan dan teknologi yang sudah canggih dan merambah kesemuanya, utamanya Gadget menjadi perhatian serius bagi JPPPM.

Terutama ya main gadget, itu banyak juga santri yang dimushola, di masjid itu yang dipegang justru HP untuk bermain, tapi alhamdulillah pada bu- ibu Nyai, para Ustadzah itu luar biasa, beliau- beliau itu, dengan sabar bisa menghadapinya,” ujarnya.

Nyai Hj. Siti Khuzaimah berpesan untuk seluruh pengurus Pimcam JPPPM untuk meningkatkan semangatnya, bersama – sama untuk peran serta sebagai mubalighoh yang setrategis, karena tugas mubalighoh yang tidak ringan saat ini yaitu untuk mendidik para generasi yang akan datang dalam menghadapi Indonesia Emas.

Jadi kita dibidang agama itu tidak mudah, karena dibidang agama itu mempersiapkan generasi yang bener- bener sholih, sholikhah, sholih secara keilmuan, akhlak, ibadah dan sebagainya. Itu yang kita harapkan nantinya, jadi anak- anak siap untuk menghadapi masanya, zamannya, Indonesia Emas ditahun 2045 yang akan datang. Generasi yang bisa menjadi generasi berotak Jerman bertangan Jepang dan hatinya Mekkah itu yang kita harapkan. Cerdas, trampil, berakhlakul kharimah, ahli ibadah, dan sholeh. Semoga nanti tangan – tangan mereka yang akan menuntun tangan- tangan kita menuju sorganya Allaoh SWT. Jadi sekali lagi ghiroh mereka harus lebih kuat lagi, wanita itu hebat, wanita itu kuat, wanita itu tangguh, wanita itu semangat, jadi kegiatan yang kaitanya dengan wanita insyaallah berjalan dan berkibar,” pesanya. (P24/wid).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *