Perahunya Berputar-putar, Ridwan Hilang di Sungai Mahakam

Basarnas bersama tim SAR gabungan dalam operasi pencarian Asrul, Sabtu 1 Juni 2024 (handout/Basarnas Pos SAR Samarinda)

SAMARINDA.NIAGA.ASIA — Basarnas bersama tim pencarian dan penyelamatan (Search and Rescue/SAR) sedang mencari Ridwan, 35 tahun, warga Sungai Lais, Samarinda, yang dilaporkan hilang di perairan Sungai Mahakam, kawasan Sungai Lais, Sabtu 1 Juni 2024.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.30 Wita. Saksi seorang anak buah kapal dari Tugbiat MTS-22, Asrul (26), sedang bertugas jaga di atas tugboat.

Dari penglihatan dia, dia melihat master room dari perahu melintas di hadapannya. Awalnya, Asrul mengira perahu itu sekadar melintas di perairan sungai.

Belakangan, perahu itu ternyata terus berputar-putar tanpa awak. Penasaran, Asrul lantas turun dari tugboat untuk melihat dari dekat perahu itu.

“Terdengar suara teriakan meminta tolong. Saksi Asrul kemudian bergegas mengambil lifebuoy (pelampung berbentuk lingkaran), dan melemparkannya ke korban,” kata Dody Setiawan, Kepala Basarnas Kantor SAR Balikpapan, dikutip niaga.asia melalui penjelasan tertulis.

Nahas. lemparan lifebuoy Asrul gagal membantu korban yang akhirnya hilang terseret arus deras Sungai Mahakam.

“Sejak kejadian itu sampai sekarang korban belum ditemukan,” ujar Dody Setiawan.

Dari laporan kejadian itu, tim Basarnas Pos SAR Samarinda berangkat diberangkatkan menuju lokasi kejadian di kawasan Sungai Lais, lengkap membawa peralatan SAR air.

Sementara ada tiga orang saksi dari kejadian di perairan itu, dan operasi SAR dimulai hari ini

“Selain tim rescue Pos SAR Samarinda, unsur SAR lainnya adalah Polairud Polda Kaltim, ABK Tugboat MTS-22, dan juga dibantu masyarakat,” demikian Dody Setiawan.

Penulis: Saud Rosadi | Editor: Saud Rosadi

Tag: BasarnasOrang TenggelamPeristiwaSamarindaSungai Mahakam 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *