Tak Hanya Meminta Dana Wali Siswa, Komite Sekolah Dituntut Kreatif dan Inovatif dalam Menggalang Dana untuk Membantu Sekolah

PURWOREJO, purworejo24.com – Ketua LSM Surya Mentari Semesta (SMS) Purworejo, Arbaah Mintaraga, menyoroti tentang keberadaan Komite Sekolah di Kabupaten Purworejo.

Menurutnya, mengupas permasalahan dunia pendidikan dasar dan menengah di Kabupaten Purworejo urgensi mendasar salah satunya ada di komite sekolah.

Diterbitkannya Permendikbud 75 tahun 2016 tentang Komite Sekolah salah satu pertimbangannya adalah untuk revitalisasi tugas komite sekolah berdasarkan prinsip gotong royong.

Komite sekolah adalah lembaga mandiri yang beranggotakan orang tua / wali peserta didik yang masih aktif pada sekolah yang bersangkutan, komunitas sekolah, serta tokoh masyarakat yang peduli pendidikan. Tugas yang cukup substansial adalah menggalang dana dan sumberdaya pendidikan lainnya dari masyarakat baik perorangan / organisasi / dunia usaha / dunia industri maupun perangkat kepentingan lainnya melalui upaya kreatif dan inovatif,” kata Arbaah Mintaraga, kepada purworejo24.com, pada Sabtu (8/6/2024).

Komite sekolah, lanjutnya, seyogyanya haruslah kreatif dan inovatif untuk mencari solusi penggalangan dana diluar dari orang tua / wali peserta didik. Bila masih hanya berkutat dan menumpukan ke orang tua / wali peserta didik, bisa dikategorikan komite sekolah tidak memiliki jiwa enterpreneur sebagai pengejawantahan kreatif dan inovatif.

Penggalangan danapun hanya diperbolehkan berbentuk bantuan dan/atau sumbangan, bukan pungutan. Dimana pungutan adalah penerimaan baik berupa uang dan/atau barang / jasa secara langsung yang bersifat wajib, mengikat serta jumlah dan jangka waktu ditentukan Larangan pungutan ini diatur jelas di pasal 12 point b,” jelasnya.

Demikian juga mengenai masa jabatan komite sekolah yang sesuai diatur di pasal 8 (1) adalah paling lama 3 tahun dan dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan.

Perlu kiranya komite sekolah dan pihak sekolah untuk bersama- sama memahami dan melaksanakan regulasi yang ada sebagai upaya tertib berorganisasi, menyelaraskan kualitas komite sekolah, ikhtiar menjadikan komite yang memiliki jiwa kreatif inovatif, dan memberikan kesempatan yang sama kepada orang tua / wali peserta didik. Tidak menjadikan komite sekolah yang abadi tanpa ada batasan masa jabatan apalagi menjadikan kenyamanan yang bersangkutan,” terangnya.

Laporan pertanggungjawaban wajibpun juga seharusnya dilakukan oleh komite sekolah melalui pertemuan berkala.

Yang sering dijumpai saat ini di beberapa satuan pendidikan pertemuan hanya dilakukan saat awal tahun ajaran hanya untuk menyampaikan kebutuhan anggaran, sedangkan laporan tahun berjalan / sebelumnya tidak dilakukan. Oleh karena itu perlu kiranya Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Purworejo hadir aktif dan membenahi komite sekolah di satuan pendidikan dasar dan menengah, serta memiliki database untuk mengetahui secara komprehensif keberadaan komite sekolah,” ujarnya. (P24/wid)

Eksplorasi konten lain dari Purworejo24.com

Mulai berlangganan untuk menerima artikel terbaru di email Anda.


Tag: 24 jam purworejo berita 24 jam berita purworejo berita purworejo hari ini Berita Purworejo Terkini berita terkini purworejo Komite sekolah Pendidikan sekolahTopik: Komite Sekolah

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *